AYOJAKARTA.COM — Petugas gabungan berhasil menuntaskan aksi pembersihan besar-besaran di Saluran Penghubung (Phb) Kali Gendong, kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam waktu lima hari, puluhan ton sampah yang menyumbat aliran air berhasil dievakuasi dari lokasi tersebut.
Pembersihan yang menyasar wilayah RT 16, 17, dan 19 di lingkungan RW 17 Kelurahan Penjaringan ini mencatatkan angka yang fantastis. Tercatat, sebanyak 55,7 ton atau setara 251 meter kubik sampah berhasil diangkut petugas sejak tanggal 21 hingga 25 Juni 2026.
Lurah Penjaringan, Makhrus Nugroho Darojat, mengungkapkan bahwa fokus penanganan dilakukan pada titik-titik penyumbatan parah akibat tumpukan sampah, sedimen, hingga rumput liar yang menutupi aliran.

"Alhamdulillah, kemarin seluruh pekerjaan pembersihan sudah selesai. Saat ini kondisi kali sudah bersih, aliran air kembali terbuka, dan mengalir dengan lancar," ujar Makhrus pada Jumat, 26 Juni 2026.
Rincian Pengangkutan Sampah per Hari
Berdasarkan data yang dihimpun, volume sampah terbanyak diangkut pada hari pertama pengerjaan. Berikut rinciannya:
* 21 Juni: 16,4 ton (74 meter kubik).
* 22 Juni: 9,5 ton (42 meter kubik).
* 23 Juni: 11,3 ton (51 meter kubik).
* 24 Juni: 10 ton (45 meter kubik).
* 25 Juni: 8,6 ton (39 meter kubik).
Proses pengerjaan dilakukan dengan cara mengumpulkan sampah ke dalam karung dan keranjang, lalu dibawa menggunakan perahu ponton menuju titik pengumpulan untuk kemudian diangkut menggunakan truk dan gerobak motor (Germor).

Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras kolaborasi antara ratusan personel dari UPS Badan Air, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA), hingga petugas PPSU Kelurahan Penjaringan.
Meski kini kondisi kali telah bersih, Makhrus mewanti-wanti masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke aliran air. Ia menekankan pentingnya kesadaran warga untuk mulai memilah sampah dari sumbernya sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta.