AYOJAKARTA.COM - Rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek masih terus dimatangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan hingga kini belum ada keputusan final terkait besaran tarif baru yang akan diberlakukan.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD DKI Jakarta.
"Sekarang ini sedang dalam pembahasan dengan DPRD, nanti setelah final dengan DPRD akan kami umumkan," ujar Pramono.

Sebelumnya, Pram sempat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat mengenai rencana kenaikan tarif seluruh layanan Transjabodetabek.
Menurutnya, tidak semua rute Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian tarif.
Pemerintah hanya akan mengkaji sejumlah koridor tertentu berdasarkan karakteristik layanan dan hasil evaluasi operasional.
Salah satu rute yang menjadi perhatian adalah layanan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta.

Pram juga berjanji akan mempertimbangkan betul soal tairf baru Transjabodetabek ini sesuai dengan kemampuan masyarakat.
Ia berkomitmen untuk menjadikan DKI Jakarta menjadi kota aman bagi seluruh warganya.
Oleh sebab itu, Pram akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan besaran tarif Transjabodetabek yang baru.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sempat menyampaikan wacana tarif Transjabodetabek berada pada kisaran Rp10 ribuhingga Rp15 ribu.
Namun hingga kini angka tersebut masih belum diputuskan.***