AYOJAKARTA.COM - Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membangun "Jembatan Cinta" di kawasan Jalan HR Rasuna Said menuai sorotan dari DPRD DKI Jakarta.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu mengingatkan agar pembangunan proyek yang bersifat ikonik tidak lebih diprioritaskan dibandingkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kevin mengatakan bahwa semua warga seharusnya punya hak akan pembangunan yang merata di ibu kota.
Ia menilai masih banyak kebutuhan infrastruktur dasar yang kondisinya memprihatinkan dan perlu untuk dibenahi.

Mulai dari perbaikan JPO yang kurang layak, trotoal yang belum ramah untuk disabilitas, pembuatan taman dan penataan kawasan permukiman.
Bukan hanya dari DPRD DKI, kritikan terkait rencana Pramono itu juga datang dari Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah.
Trubus mengatakan bahwa kebiasaan memprioritaskan kawasan pusat kota dibanding wilayah perbatasan merupakan masalah klasik yang terus berulang.
Ia menilai, proyek seperti itu ujung-ujungnya tidak akan bermanfaat bagi publik.

"Semata-mata pencitraan saya menilainya," ujar Trubus.
Bahkan dengan tegas, ia megatakan proyek Jembatan Cinta itu tidak lebih dari sekadar gimik.
Ia lantas meminta agar Pemprov DKI untuk mengalihkan fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang keselamatan di pinggiran Jakarta.***