Metropolitan

Jakarta Urban Knowledge Hub Resmi Dibuka, Jadi Wadah Kolaborasi Baru untuk Rumuskan Berbagai Solusi Tantangan Perkotaan Berbasis Data dan Riset

Oleh: Desi Kris
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat Meluncurkan Jakarta Urban Knowledge Hub (Sumber: Instagram @dkijakarta)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta kini resmi membuka program Jakarta Urban Knowledge Hub.

Program ini dijadikan sebagai ruang kolaborasi baru untuk merumuskan berbagai solusi tantangan perkotaan berbasis data dan riset.

Peluncuran Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam membangun Jakarta menuju kota global.

"Jakarta memiliki target menjadi bagian dari 20 besar kota global. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap kebijakan dan program pembangunan harus didukung data yang akurat, riset yang kuat, serta bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikutip dari akun Instagram @dkijakarta.

Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat.

Menggandeng komunitas, pakar, hingga akademisi, Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi titik kumpul pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, sektor swasta, dan masyarakat dalam merumuskan solusi atas berbagai tantanggan perkotaan.

Dalam berbagai pengambilan kebijakan strategis, Kota Jakarta selalu menggunakan pendekatan berbasis data dan riset, seperti:

- Pengembangan sistem transportasi

- Pengelolaan lingkungan

- Pembangunan fasikitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik

- Pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD)

Bisa ngapain aja di Jakarta Urban Knowledge Hub?

- Urban Hub Talks

- Urban Hub Discussions

- Urban Hub Lab

- Urban Hub Gallery

- Urban Hub Cinema

- Urban Hub Openbooks

Manfaatkan pintu kolaborasi yang sudah terbuka untuk jadi bagian kemajuan kota DKI Jakarta.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris