AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan pola baru dalam pelaksanaan proyek galian agar pekerjaan di lapangan lebih terkoordinasi dan tidak lagi menyebabkan jalan dibongkar berulang kali.
Kebijakan tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melalui penyusunan standard operating procedure ( SOP ) yang berlaku bagi seluruh pekerjaan galian di bawah kewenangan Pemprov DKI Jakarta.
Langkah ini diambil sebagai upaya mengakhiri praktik pengerjaan proyek secara terpisah oleh masing-masing instansi yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan, mengganggu aktivitas warga, hingga membuat jalan yang baru selesai diperbaiki kembali digali untuk pekerjaan utilitas lainnya.
Pramono meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.

Sebab, selama ini pekerjaa galian berbagai ulititas mulai dari saluran limbah, pipa air bersih, hingga jalan, kerap dilakukan terpisah.
Hal ini menyebabkan jalan yang sudah selesai diperbaiki, justru kembali dibongkar untuk pengerjaan proyek lainnya.
"Kalau dilihat, termasuk untuk limbah yang selalu menjadi persoalan. Dulu limbahnya sendiri, kemudian air bersihnya sendiri, kemudian Bina Marganya sendiri. Sekarang saya minta untuk digabungkan. Tidak boleh lagi sendiri-sendiri," ujar Pramono saat meninjaku langsung penataan Kali Grogol segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (2/7).
Pramono dengan tegas meminta agar pekerjaan galian tidak dilakukan terpisah oleh masing-masing instansi mulai dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga pekerjaan utilitas lainnya.

Ia tidak ingin kejadian di kawasan TB Simatupang kembali terjadi sehingga menyebabkan kemacetan parah.
Pram lantas mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki SOP baru untuk pekerjaan galian.
"Terutama galian SDA, galian Bina Marga, dan semua galian yang muara tanggung jawabnya ada di Pemerintah DKI Jakarta," katanya.
SOP baru tersebut, kata Pramono, juga sudah mulai diterapkan di sejumlah lokasi, seperti kawasan Menteng dan Jakarta Selatan.
Ia berharap dengan menerapkan satu SOP ini seluruh pelaksanaan proyek bisa berjalan lebih tertata, mengurangi gangguan terhadap masyarakat dan tidak membuat kemacetan.***
Share this article
Gubernur Pramono Anung meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.