Metropolitan

Rano Karno Kunjungi Warga Waduk Brigif Cipedak di Hari Pertama Kampanye Pilgub Jakarta, Imbau Tidak Golput

Oleh: Nadya Donna Putri Kamis 26 Sep 2024, 20:55 WIB
Dalam agenda kampanye perdananya, Rano Karno tak lupa mengingatkan warga untuk tidak golput dalam Pilkada Jakarta

AYOJAKARTA.COM -- Rano Karno telah memulai kampanye hari pertama dalam kontestasi Pilgub Jakarta 2024. Dia diketahui mengunjungi daerah Waduk Brigif Cipedak.

Dalam agenda kampanye perdananya, Rano Karno tak lupa mengingatkan warga untuk tidak golput dalam Pilkada Jakarta tahun ini.

Lantas, apakah alasan Rano memilih Waduk Brigif Cipedak sebagai lokasi kampanye hari pertama?

Baca Juga: Anies Baswedan Titip Pesan untuk Anak Abah Jelang Pilgub Jakarta 2024: Jangan Tentukan Pilihan Tanpa Lihat Visi Misi

Berikut penjelasan Rano dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Kamis, 26 September 2024:

Rano mengatakan kalau Waduk Brigif Cipedak adalah lokasi syutingnya dulu tahun 1978.

Rano juga menyebutkan judul filmnya yang syuting di Waduk Brigif Cipedak yaitu Selamat Tinggal Duka.

Baca Juga: Paslon Sudah Disahkan, Debat Pilgub Jakarta 2024 Siap Digelar Dimulai 6 Oktober, Apa Saja yang Akan Dibahas?

“Tempat saya syuting nih. Dulu tahun 78 (1978) saya syuting di sini. Judulnya Selamat Tinggal Duka,” ujar Rano.

Rano juga bersyukur karena pernah syuting di daerah ini sehingga masyarakat tak terlalu asing dengannya.

“Alhamdulillah kalau masyarakat sini tidak terlalu asing,” ujar Rano bersyukur pernah ke lokasi ini.

Sementara itu, Rano mengimbau warga Jakarta untuk memilih pemimpin yang layak untuk Jakarta. Ia juga membebaskan warga Waduk Brigif Cipedak memilih siapa saja.

Baca Juga: Ojo Kesusu! Anies Baswedan Minta Pendukungnya Tidak Tergesa-Gesa Menentukan Pilihan di Pilkada Jakarta, Inilah Alasannya

“Inilah waktu kita (warga Jakarta) Jakarta memilih. Siapa pun pilih, silakan,” imbau Rano.

Rano mengatakan maksudn  ajakan tersebut agar warga Jakarta tak memutuskan untuk memilih kotak kosong atau golput.

“Artinya jangan tidak memilih,” ungkapnya.

Rano menyayangkan apabila warga memutuskan untuk tidak memilih. Pasalnya, akan membuang hak suara sebagai warga Jakarta dengan percuma.

“Sayang kalau tidak memilih atau membuang-buang percuma, sayang,” imbaunya lagi terkait golput.

Baca Juga: Kampanye Pilkada Jakarta Resmi Dimulai Besok, Dua Ahli Ungkap Kriteria yang Wajib Dimiliki Calon Gubernur dan Wakilnya

Di sisi lain, Rano mengakhiri perkataannya dengan mengatakan kalau sekarang ini Jakarta membutuhkan pemimpin yang pantas untuk memimpin Jakarta.

“Siapapun yang mau dipilih, pilih. Yang penting Jakarta harus punya pimpinan,” akhirnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil