AYOJAKARTA.COM - Debat publik untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024 akan dimulai pada 6 Oktober 2024.
Debat Pilgub Jakarta 2024 ini akan menjadi panggung bagi para calon gubernur dan wakil gubernur untuk memaparkan visi, misi, serta solusi mereka terkait berbagai permasalahan di ibu kota.
Berdasarkan keterangan dari Komisioner KPUD Jakarta, Astri Megatari, debat ini akan digelar sebanyak tiga kali, sesuai dengan peraturan kampanye yang diatur dalam PKPU 13 Tahun 2024.
Debat publik Pilgub Jakarta 2024 ini merupakan salah satu metode kampanye yang diizinkan oleh KPU.
"Debat ini adalah salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU DKI Jakarta," ujar Astri Megatari dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (24/9/2024).
Jadwal debat Pilgub Jakarta 2024 akan berlangsung selama masa kampanye yang dimulai dari 25 September hingga 23 November 2024.
Tema debat akan difokuskan pada visi dan misi pembangunan daerah yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) oleh Bappeda DKI Jakarta.
Tema debat akan mencakup berbagai permasalahan yang dihadapi Jakarta, mulai dari infrastruktur, transportasi, banjir, hingga perumahan.
"Kami ingin masyarakat Jakarta mengetahui apa saja visi dan misi yang dimiliki oleh pasangan calon untuk kemajuan Jakarta," tambah Astri.
Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pemilih mengenai rencana kerja setiap pasangan calon (paslon).
Format debat akan berlangsung selama 150 menit, dengan pembagian waktu 120 menit untuk sesi debat dan 30 menit untuk jeda iklan.
"Debat akan berlangsung dalam enam segmen, dipandu oleh moderator," jelas Astri.
Format ini hampir sama dengan debat Pilpres, meskipun jumlah debat Pilgub hanya tiga kali, berbeda dengan Pilpres yang digelar sebanyak lima kali.
Astri juga menjelaskan bahwa debat ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi setiap pasangan calon untuk mengeluarkan strategi mereka dalam menghadapi tantangan yang dihadapi DKI Jakarta.
"Permasalahan-permasalahan spesifik yang ada di Jakarta akan kami gali, sehingga publik bisa mengetahui strategi-strategi yang akan diterapkan paslon," tambahnya.
Sebelum debat berlangsung, KPUD Jakarta akan melakukan kampanye damai pada 24 September 2024.
Baca Juga: Terkuak! Fakta Baru dari Perseteruan Lolly dengan Ibunya, Ternyata Nikita Mirzani Tidak Pernah...
Kampanye damai ini akan mengundang ketiga pasangan calon beserta pendukungnya untuk bersama-sama berkomitmen menciptakan Pilkada yang aman dan kondusif.
"Kampanye ini juga menjadi seruan bagi semua pihak untuk menghindari isu SARA dan kampanye yang melanggar aturan," tegas Astri.
Dengan digelarnya debat publik ini, harapannya Pilgub Jakarta akan menjadi ajang pemilihan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mencerminkan demokrasi yang sehat dan damai. Seluruh pihak, baik penyelenggara, aparat keamanan, hingga masyarakat, diimbau untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana Pilgub yang kondusif.***

Share this article
Debat pertama Pilgub Jakarta 2024 akan digelar 6 Oktober, berikut ini hal-hal yang akan dibahas di atas panggung kontestasi.