AYOJAKARTA.COM — Hasil perolehan data dari Lembaga Survei Indonesia terkait pengaruh Anies Baswedan di Pilkada Jakarta adalah gambaran akan preferensi pilihan warga.
Meski tidak ikut berkontestasi, antusiasme pemilih terhadap figur Anies Baswedan dalam ajang Pilkada Jakarta masih terbilang cukup mendominasi.
Anggapan masih cukup besarnya pengaruh Anies Baswedan di Pilkada Jakarta tersebut dapat terlihat dari dampak perolehan suara kepada masing-masing paslon.
Karena itu, ketidakhadiran Anies dalam Pilkada Jakarta membuat para pendukungnya yang terbagi dalam beberapa golongan menunjukkan sejumlah ekspresi kekecewaan.
Selain gercos atau gerakan coblos semua, pendukung Anies juga terbagi lagi menjadi pro Pramono-Rano serta pro pasangan Rido.
Masing-masing pendukung Anies tersebut memiliki alasan substansial yang mengacu pada sejumlah pertimbangan baik aspek politis, aspek emosional serta aspek kultural.
Pendukung gercos menilai no Anies no party, pro Pramono-Rano menganggap RK bagian dari status quo sementara pendukung Anies yang pro Rido karena melihat PKS di dalamnya.
Sehingga tidak mengherankan apabila hasil survei LSI memiliki dampak cukup signifikan terhadap masing-masing kandidat peserta Pilkada Jakarta.
Pandangan tentang masih besarnya pengaruh Anies tersebut disampaikan oleh Sahrin Hamid yang merupakan juru bicara Anies Baswedan dalam sebuah diskusi.
“Memang itulah harapan keluarga masyarakat Jakarta, dan Pak Anies melihat bahwa ini adalah bentuk dari refleksi warga Jakarta,” jelas Sahrin, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Senin, 23 September 2024.
Namun demikian, Sahrin menilai ketiga kelompok pendukung Anies enggan untuk memilih paslon Dharma-Kun akibat isu pencatatan KTP.
Baca Juga: Jakarta Tembus 51,8 Persen, Mayoritas Pendukung Anies Baswedan? Begini Kata LSI
Pernyataan resmi dari Anies terkait paslon peserta Pilkada Jakarta yang akan didukung, menurut Sahrin menjadi salah satu hal esensial bagi para pendukungnya.
Kondisi Anies Baswedan jelang Pilkada Jakarta, menurut Sahrin saat ini tengah berada dalam momen-momen khusuk penuh pertimbangan.
Memilih salah satu paslon atau akan lebih cenderung untuk tidak memihak salah satu dari ketiga paslon karena merupakan putra-putra terbaik bangsa, menjadi akar persoalannya.
“Anies berada pada dua pilihan, yang pertama tidak mungkin memilih semua atau ada preferensi terhadap salah satu, kita belum tahu,” jelas Sahrin.
Terkait masih besarnya pengaruh Anies di Pilkada Jakarta, Musthofa Faruq selaku jubir pasangan Rido mengaku bersyukur dengan hasil survei LSI.
Sementara Aris Setiawan Yodi selaku timses pasangan Pramono-Rano menyebut, paslonnya sangat terbuka dengan dukungan siapapun karena berkomitmen merangkul semua.
Sedangkan Siti Fadila yang merupakan timses Dharma-Kun menilai independensi hasil survei LSI masih belum baku, sehingga Anies tidak langsung menyatakan dukungan.***