AYOJAKARTA.COM – Lembaga Survey Indonesia (LSI) telah merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan bahwa pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Ridwan Kamil dan Suswono unggul dibandingkan dua paslon lainnya di Pilgub Jakarta 2024.
Berdasarkan survey yang dilakukan kepada 1.200 sampel pada periode 6-12 September 2024, Ridwan Kamil – Suswono berhasil unggul dengan perolehan angka 51,8 persen.
Kemudian, di posisi kedua ditempati oleh Pramono Anung – Rano Karno dengan angka 28,4 persen.
Sementara, pasangan jalur independen Dharma Pongrekun – Kun Wardana memperoleh 3,2 persen.
Sebanyak 3,9 persen memilih untuk tidak memilih atau golput dan massa mengambang sekitar 12,8 persen.
Baca Juga: Basis Pendukung RIdwan Kamil-Suswono Bertambah, Berasal dari Pendukung Anies Baswedan?
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan bahwa dalam setahun terakhir khususnya setelah Pemilu 2024 ada tiga nama yang selalu muncul di peringkat atas yaitu Anies Baswedan, Basuki Tjahaj Purnama, dan Ridwan Kamil.
Sayangnya, dari ketiga nama tersebut hanya Ridwan Kamil yang kini maju di Pilgub Jakarta 2024.
“Kalau pemilih Ahok karena Ahok itu identik dengan PDIP tampaknya pemilih Ahok cenderung lebih banyak ke Pramono-Rano. Nah pemilih Anies karena nggak punya afiliasi partai itu untuk sementara kalau kita analisis dari 6 bulan terakhir selalu lebih banyak ke Ridwan Kamil pilihannya,” kata Djayadi dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu, 21 September 2024.
Djayadi mengungkapkan salah satu alasan mengapa pemilih Anies banyak terlimpah ke Ridwan Kamil-Suswono karena pendukung Anies banyak yang memilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara, Suswono yang menjadi pendamping RK di Pilgub Jakarta berasal dari PKS.
Baca Juga: Elektabilitas Naik, Rano Karno 'Ngarep' Dukungan Anies Baswedan pada Pilgub DKI Jakarta 2024
Tidak hanya itu, saat ini ketiga paslon tengah memperebutkan suara pendukung Anies.
“Karena sekarang yang diperebutkan adalah pemilih-pemilih Anies dan kita tahu pemilih Anies cukup solid di Jakarta, hitungan saya itu antara 35 persen sampai 40 persen. Nah itu untuk sementara punya jarak ideologis dengan PDIP yang mencalonkan Pram-Rano. Sehingga mereka secara ideologi cenderung lebih dekat ke RK-Suswono,” ungkapnya.
Selain itu, Djayadi menilai pengenalan Pramono-Rano pengenalannya masih rendah, yaitu dibawah 50 persen.
Sehingga, kemungkinan banyak pemilih yang ragu untuk memilih karena belum terlalu mengenal Pramono-Rano.
Kemudian, pemilih Anies tengah menunggu sikap mantan gubernur Jakarta itu di Pilgub Jakarta.
Jika Anies memilih Ridwan Kamil-Suswono maka bisa saja pasangan itu maju dengan angka yang tinggi.
““Pemilih Anies itu menunggu Anies sikapnya kemana. Kalau sikap Anies seperti sekarang, netral saja misalnya atau malah mendukung RK-Suswono maka potensi RK-Suswono untuk terus melenggang dengan angka tinggi yang ada sekarang itu besar,” tutupnya.***
Share this article
Pemilu 2024 ada tiga nama yang selalu muncul di peringkat atas yaitu Anies Baswedan, Basuki Tjahaj Purnama, dan Ridwan Kamil.