Metropolitan

PKB Gabung KIM Plus, Harapan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta Lenyap? Ini Kata Jubirnya!

Oleh: Nuriyah Nofasari Senin 19 Agu 2024, 05:59 WIB
PKB Gabung KIM Plus, Harapan Anies Baswedan di Jakarta Lenyap?

AYOJAKARTA.COM – Masa pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub Jakarta 2024 semakin dekat membuat suhu politik juga kian memanas.

Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK), calon yang akan diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) terancam melawan kotak kosong di Pilgub Jakarta 2024.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa yang tadinya di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM), kini sudah merapat ke koalisi tersebut dan menjadi KIM Plus.

Kotak kosong adalah istilah atau penyebutan yang saat ini muncul untuk calon tunggal yang tak ada lawannya.

Baca Juga: Jika Kotak Kosong vs KIM di Pilkada Jakarta 2024, Ahok: Saya Yakin Kalau Lawan Kotak Kosong Masyarakat Jakarta...

Juru bicara (jubir) Anies Baswedan, Usamah Abdul Azis mengatakan suasana demokrasi saat ini di Indonesia sangat pilu karena ada 94 pilkada yang akan berpotensi melawan kotak kosong.

“Sangat pilu ya Kalau menurut saya melihat kondisi hari ini demokrasi kita di Indonesia, bahwasannya ada beberapa kalau enggak salah hitungannya ada sekitar 94 Pilkada yang berpotensi melawan kotak kosong”, ucap Jubir Anies Baswedan dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Senin, 19 Agustus 2024.

Usamah mengatakan apalagi jika calon independen sudah memenuhi syarat digugurkan artinya Jakarta ada kemungkinan untuk melawan kotak kosong.

“Apalagi kalau misalnya nanti Jakarta ternyata calon independen yang dibuat ini sudah memenuhi syarat untuk bisa digugurkan, artinya juga di Jakarta kemungkinan besar kalau misalnya Pak Anies enggak dapat kesempatan ya melawan kotak kosong juga begitu”, ujarnya.

Baca Juga: Rano Karno dan Anies Baswedan Duet di Pilgub Jakarta 2024? Ini Kata Pengamat Politik

Lebih lanjut, Jubir Anies Baswedan menyampaikan jika semua itu terjadi, ini akan menjadi sejarah sekaligus PR besar untuk penerus bangsa.

“Ini menjadi catatan sejarah dan menjadi noda yang menjadi PR besar untuk penerus bangsa ke depan gitu orang anak muda hari ini”, ucapnya.

Menurut Jubir Anies Baswedan tersebut, janur kuning belum melengkung yang artinya masih ada peluang dan waktu sampai 9-10 hari ke depan atau sampai 29 Agustus 2024 untuk melihat keadaan politik di Jakarta.

“Sekali lagi bahwa rasanya belum lenyap peluangnya hari ini janur kuning belum melengkung karena waktu masih ada sampai 9 sampai 10 hari ke depan sampai tanggal 29 penutupan. Kita lihat ada konstelasi ke depan seperti apa, mudah-mudahan harapan demokrasi yang lebih baik ke depan itu masih ada”, kata Usamah.

“Kita bisa menjaga dan semua publik di Indonesia khususnya di Jakarta bisa menjaga ini bareng-bareng”, tutupnya.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Fathul Amanah