AYOJAKARTA.COM – Buah dari pertemuan Ketua Umum PSI dengan Ketua Umum Partai Golkar, mencetuskan nama Jusuf Hamka dalam bursa Pilkada Jakarta.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut, akan menugaskan Jusuf Hamka selaku kadernya untuk mendampingi Kaesang Pangarep di Pilkada Jakarta jika bersedia.
Terkait dengan awal mula pencalonannya untuk ikut berlaga di Pilkada Jakarta, kepada awak media Jusuf Hamka memberikan penjelasan.
Menurutnya, pencalonan tersebut bermula dari undangan makan yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar.
Di sela acara tersebut, Ketum Partai Golkar mempertanyakan perihal solusi untuk mengurai persoalan seperti sampah, kemacetan serta banjir yang terus menjadi ancaman di Jakarta.
“Saya bilang kalau mau mengatasi kemacetan, ini masalah nyali, berani atau tidak,” ungkap Jusuf Hamka menjawab pertanyaan Airlangga.
Baca Juga: Golkar Mulai Lirik Kaesang Pangarep untuk Pilgub Jakarta 2024, Siap Dipasangkan dengan Sosok Ini
Ketidak seimbangan antara jumlah kendaraan yang terus diproduksi dengan ketersediaan akses jalan, menurut Hamka menjadi kendala utama di Jakarta.
Karena itu, guna mengantisipasi dampak kemacetan yang terus menjadi persoalan adalah dengan membuat lebih banyak akses jalan.
Terkait dengan solusi sampah rumah tangga, Hamka juga sudah mulai melakukan gerakan membudidayakan Maggot guna mengurai sampah.
Lebih lanjut, Hamka menyebut beragam persoalan yang menghantui kota Jakarta bisa diselesaikan jika pemimpinnya sudah bisa mengelaborasi setiap potensi.
“Setelah saya pulang, jam setengah tiga saya dapat telepon untuk ke DPP Golkar, jam empat saya datang,” imbuhnya, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV pada Sabtu, 13 Juli 2024.
Hamka menambahkan, usai Ketua Umum PSI melakukan dialog tertutup dengan Ketua Umum Partai Golkar, namanya ditunjuk sebagai calon pendamping.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Siap Maju di Pilgub Jakarta? Golkar Sodorkan Nama Jusuf Hamka Sebagai Cawagub
Meski di awal penunjukkan sempat merasa ragu, Hamka mengaku tidak bisa berbuat lebih karena sudah menjadi perintah.
Sehubungan dengan penyebab keraguannya, Hamka menyebut tidak punya cukup persediaan logistik untuk bisa berlaga di Pilkada Jakarta.
Kendati demikian, Hamka memastikan agar berusaha lebih banyak dan lebih kuat untuk bisa memenuhi harapan warga Jakarta di masa depan.
“Saya menjanjikan kesejahteraan kalian akan lebih baik, sekolah gratis, Insya Allah makan juga,” jelas Hamka.
Terkait dengan konsep yang akan diterapkan guna menyediakan makan layak bagi warga Jakarta, Hamka berencana akan memperluas jaringan warung nasinya.
“Seluruh kelurahan saya bikin warung nasi kuning, dan itu nggak saya kasih gratis, saya kasih dengan harga tiga ribu,” jelasnya.
Baca Juga: Jika Kaesang Berlaga di Pilkada Jakarta, Ketum Partai Golkar Tawarkan Jusuf Hamka sebagai Pendamping
Solusi semuanya menang atau win-win solution, menurut Hamka sudah menjadi bagian dari proses penyediaan warung nasi murah yang dikelolanya.
Membeli persedian bahan makan dari UMKM untuk diperjual-belikan dengan harga murah ke warga kurang mampu, menurut Hamka bisa menjadi solusi di Jakarta.***