AYOJAKARTA.COM – Setelah kunjungan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ke Partai Golkar, dinamika jelang Pilkada Jakarta kembali menjadi sorotan.
Usai Ketua Umum PSI dan Partai Golkar melakukan pertemuan tertutup, sejumlah hasil terkait pelaksanaan Pilkada Jakarta makin menuai beragam tanggapan.
Sosok Jusuf Hamka yang dijuluki sebagai Penguasa Jalan Tol, kini digadang akan ikut meramaikan pelaksanaan Pilkada Jakarta jika Ketua Umum PSI berkontestasi.
Dukungan kepada Ketum PSI tersebut, disampaikan langsung oleh Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golkar.
“Untuk mendukung Mas Ketum seandainya Beliau memilih Jakarta, saya siapkan kader Partai Golkar yang sudah malang-melintang di infrastruktur,” ungkap Airlangga.
Meski telah mendapat dukungan dan persetujuan dari Partai Golkar, Ketua Umum PSI meminta publik untuk tetap bersabar dan menunggu waktu.
Langkah tersebut, menurut Kaesang perlu dilakukan oleh PSI mengingat dinamika politik yang terjadi di Jakarta sangat fluktuatif.
“Politik sangat dinamis, khususnya di Jakarta, jadi kita tunggu saja sampai nanti di akhir pendaftaran tanggal 29 Agustus,” ungkap Kaesang.
Terkait dengan peluang majunya Jusuf Hamka di Pilkada Jakarta untuk mendampingi Kaesang, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus memberi tanggapan.
Menurut Paulus, majunya Kaesang di Pilkada Jakarta yang didampingi oleh Jusuf Hamka menjadi peluang bagi Ridwan Kamil untuk berkontestasi di Pilkada Jawa Barat.
Baca Juga: Segera Dibuka! 6 Formasi CPNS dan PPPK untuk Lulusan SMA dengan Gaji Tinggi Hingga 7 Jutaan
Terlebih karena menjelang waktu pelaksanaan Pilkada serentak pada November mendatang, elektabilitas RK di Jawa Barat kian melonjak.
Namun demikian, Sekjen Partai Golkar menambahkan strategi bisa mengalami perubahan Sehingga perlu menyesuaikan dengan partai lain.
“Kita lihat survei ini kecenderungannya meningkat, yang jelas kalau kita bicara Pilkada tentunya kita melihat koalisi,” ungkap Paulus.
Pernyataan senada terkait penetapan keikutsertaannya dalam ajang Pilkada juga disampaikan langsung oleh RK.
Kepada awak media, RK menyebut keputusan final terkait pencalonannya di Pilkada akan ditentukan melalui mekanisme Partai dengan melibatkan koalisi.
Karena itu, RK meminta agar publik lebih bersabar mengingat ajang laga Pilkada serentak masih belum sepenuhnya dilangsungkan.
Terkait dengan penetapan Jusuf Hamka sebagai pendamping Kaesang untuk berlaga di Pilkada Jakarta, Analis Komunikasi Politik Unpad memberi tanggapan.
Baca Juga: 3 Alasan Mahfud MD Yakin Sebut Polri 'Serampangan' dalam Tangani Kasus Vina
Menurut Kunto Adi Wibowo, penempatan Jusuf Hamka sebagai pendamping Kaesang di Jakarta agar RK bisa memenangkan Pilkada Jabar masih terlalu prematur untuk bisa diukur.
“Ini masih banyak Jika dan Nanti-nya, jadi masih belum pasti Kaesang akan maju di Jakarta,” jelas Kunto.

Share this article
Setelah kunjungan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ke Partai Golkar, dinamika jelang Pilkada Jakarta kembali menjadi sorotan.