Metropolitan

Jawaban Menohok Ahmad Sahroni Soal Jadi Cawagub Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta: Ih...

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Selasa 25 Jun 2024, 16:34 WIB
Bendahara umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni

AYOJAKARTA.COM - Bendahara umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni memberikan jawaban cukup menohok soal kemungkinannya duet menjadi calon wakil gubernur (cawagub) Anies Baswedan di Pilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024.

Nama Ahmad Sahroni dan Anies Baswedan sendiri memang masuk ke dalam daftar nama yang akan dicalonkan maju di Pilgub DKI Jakarta 2024 bersama satu orang lagi yaitu Wibi Andrino selaku Ketua DPW Partai NasDem.

Ketiga nama tersebut disampaikan Wibi Andrino sudah diserahkan ke Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Dan nantinya Surya Paloh akan menyeleksi soal siapa yang akan maju dalam gelaran Pilgub DKI Jakarta 2024.

Baca Juga: Bocoran KJP Plus Tahap 1 2024 Gelombang 2 Cair Bertahap untuk SD, SMP, SMA SMK Sederajat, Ambil di Bank DKI Tanggal Ini Ya!

Melihat namanya masuk ke dalam daftar calon yang maju, Ahmad Sahroni juga sempat ditanya perihal kemungkinan dirinya berduet menjadi pasangan dari Anies Baswedan.

Dimana Anies Baswedan menjadi calon gubernur, dan Ahmad Sahroni menjadi calon wakil gubernur.

Sayangnya, Sahroni yang ditanyai perihal kabar itu, dirinya justru memberikan jawaban tak terduga yang cukup menohok.

Sahroni sebelumnya menyampaikan bahwa dirinya memang belum secara langsung diberitahu oleh Surya Paloh.

Baca Juga: 5 Jurusan Sepi Peminat di Undip dengan Daya Tampung Paling Banyak jalur Mandiri 2024, Auto Lolos!

Ia pun mengaku tidak ingin terlalu berandai-andai mengenai hal tersebut.

"Ketua umum belum bertanya terkait dengan masalah Gubernur Jakarta, jadi gue belum bisa berandai-andai," katanya seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube Kompas TV Jawa Timur, Selasa (25/6/2024).

Dan saat ditanya soal dirinya yang berpeluang menjadi cawagub Anies, Sahroni dengan tegas menyatakan ketidakmauannya.

"Gua jafi wagubnya (Anies Baswedan)? Ih kagak mau! Wibi aja, enggak enggak enggak," tolak Ahmad Sahroni.

Hal itu lantaran Ahmad Sahroni secara pribadi lebih memilih sebagai anggota DPR.

Meski begitu ia mengungkapkan bahwa apabila Ketua Umum Surya Paloh memang memutuskan dirinya untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta sebagai kader, maka siap tidak siap dirinya tetap akan mengikuti perintah.

Namun perintah itu akan ia terima apabila tawaran yang diberikan adalah menjadi calon gubernur, sedangkan apabila menjadi cawagub, Sahroni tegas akan menolaknya.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Desi Kris