AYOJAKARTA.COM – Bagi seluruh umat muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, momen menikmati aneka menu berbuka atau takjil merupakan waktu paling ditunggu.
Selain karena berbuka puasa Ramadhan merupakan salah satu bentuk kebaikan, di dalam berbagai menu takjil juga terdapat banyak keberkahan.
Karena merupakan kebaikan, keberadaan takjil di setiap bulan Ramadhan selalu menjadi salah satu bagian saling melengkapi dan tidak terpisahkan.
Meski kata Takjil dalam bahasa Arab memiliki arti mempercepat, bagi masyarakat Indonesia istilah tersebut mengalami resapan sehingga berubah makna menjadi menu kuliner.
Adapun penyebab pergeseran tersebut, menurut sejumlah kalangan terjadi karena adanya tradisi ngabuburit sambil berburu menu berbuka setiap kali puasa Ramadhan tiba.
Akibat adanya tradisi ngabuburit menjelang berbuka, istilah takjil oleh sebagian besar orang Indonesia kemudian lebih dimaksudkan dengan aneka jenis panganan atau minuman.
Selain Gorengan, Kue Basah dan aneka nama penganan dan minuman baik tradisional maupun kekinian, seluruh jenis kudapan untuk berbuka puasa disebut sebagai takjil.
Memiliki peran sosial dan ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat baik muslim maupun non muslim, keberadaan lokasi penyedia takjil terus menjamur di Jakarta.
Lokasi pertama yang menjadi pusat ngabuburit sambil berburu takjil di Jakarta adalah kawasan Bendungan Hilir atau Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Bukan hanya dipenuhi dengan ramainya pengunjung, lokasi-lokasi khusus penyedia aneka takjil juga selalu menawarkan berbagai menu takjil dari yang khas hingga spesial.
Mulai menjadi pusat bazar menu berbuka puasa sejak tahun 1985, Benhil muncul atas inisiasi kelompok pedagang tradisional yang tergabung dalam Forum Peduli Benhil.
Lokasi selanjutnya yang menjadi pusat berburu aneka jenis takjil di Jakarta adalah Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Disamping menawarkan berbagai kudapan ringan untuk berbuka puasa, aneka jajanan di Jalan Panjang juga menyediakan menu besar atau panganan berat.
Lokasi ketiga yang menjadi pusat menu takjil serta lebih didominasi dengan menu berat untuk berbuka puasa adalah Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
Banyak menawarkan aneka kudapan di waktu sore, berbagai menu berbuka puasa di Jalan Sabang akan berubah menjadi deretan restoran di waktu malam.
Lokasi selanjutnya yang menjadi rekomendasi untuk berburu takjil selama bulan Ramadhan adalah Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Selain tersedia aneka jenis takjil dan kuliner yang perlu dibeli di sekitar bagian beranda, bagian dalam Masjid Istiqlal juga menyuguhkan aneka takjil untuk para jamaah.***