Metropolitan

Polusi Jakarta Semakin Memburuk, Pemprov DKI Segera Terapkan WFH

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 16 Agu 2023, 13:44 WIB
Demi mengatasi polusi yang semakin parah dan kualitas udara yang memburuk, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menerapkan WFH.

AYOJAKARTA.COM – Kondisi polusi DKI Jakarta beberapa bulan terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Sebab, polusi DKI Jakarta hingga akhir-akhir ini semakin memburuk hingga menunjukkan status berbahaya.

Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir, pada Minggu, 13 Agustus 2023 DKI Jakarta menempati posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Demi mengatasi polusi yang semakin parah dan kualitas udara yang memburuk, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Buruk karena Polusi, Warga Pakai Masker Lagi untuk Melindungi Dirinya

Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan penerapan WFH ini dilakukan demi mengurangi aktivitas transportasi yang digunakan para pekerja.

Nantinya, kebijakan WFH ini akan diberlakukan bagi pegawai negeri sipil (PNS) di wilayahnya.

Selain itu, Heru Budi Hartono menyampaikan pihaknya juga sudah meminta kementerian untuk menerapkan WFH.

Work from home (WFH) untuk mengurangi transportasi yang digunakan oleh PNS DKI Jakarta. Artinya WFH itu 50%:50% atau 60% atau 40% untuk mengurangi kegiatan hari-hari di Pemda DKI,” kata Heru Budi, dikutip AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Rabu, 16 Agustus 2023.

Baca Juga: Polusi Jabodetabek Makin Parah, ASN DKI Jakarta Akan Terapkan Opsi WFH?

“Tadi kami minta juga kementerian lain juga bisa bersama-sama melakukan WFH,” sambungnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar ikut angkat bicara mengenai polusi Jakarta yang semakin memburuk.

Siti Nurbaya menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat polusi udara DKI Jakarta semakin memburuk.

Adapun hal-hal yang memicu polusi Jakarta antara lain kemarau panjang dan juga kendaraan bermotor.

Baca Juga: Lebih Buruk dari Kemarin, Polusi Udara di Jakarta Hari Ini Meningkat hingga Mencapai Indeks Tidak Sehat

“Ada beberapa faktor antara lain kemarau panjang, kemudian konsentrasi polutan dengan demikian lalu ada emisi dari transportasi. Bahwa penyebab utama pencemaran kualitas udaranya adalah kendaraan,” sebut Siti Nurbaya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana