AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut masuk menjadi salah satu kandidat dari calon wakil presiden yang diusung PDIP.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyebut bahwa dari semula 10 nama yang masuk dalam radar bakal cawapres Ganjar Pranowo.
Kini sudah mengerucut menjadi 5 nama, dan AHY menjadi salah satu nama yang ada dalam bursa cawapres pendamping Ganjar Pranowo.
Bukan hanya AHY saja, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga disebut masuk dalam radar bakal cawapres Ganjar Pranowo.
Hal ini berarti ada 5 nama yang akhirnya tidak masuk dalam bursa cawapres yang diusung oleh PDIP.
Yakni, di antaranya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri PUPR Basuki Hadi Mulyono.
“Sekarang sudah mengerucut lima, salah satunya Cak Imin,” ungkap Puan Maharani, dikutip AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Rabu, 26 Juli 2023.
“Pak Sandiaga, Pak Erick, Pak Andika, Mas AHY, Cak Imin. Nah mantap, Ada 10 nama tetapi sudah mengerucut menjadi 5 nama,” lanjutnya.
Baca Juga: AHY Masuk 5 Besar Bakal Cawapres Ganjar Pranowo, Demokrat Tegas: Kami Usung Anies sebagai Capres
Membahas mengenai AHY yang kembali masuk dalam kandidat cawapres Ganjar Pranowo, padahal publik sudah mengetahui bahwa Partai Demokrat bersama dengan partai lain dalam Koalisi Perubahan telah mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.
Ketua Umum Partai Demokrat juga disebut sebagai kandidat terkuat yang masuk dalam cawapres pendamping Anies Baswedan.
Partai Demokrat pun sudah berharap agar cawapres pendamping mantan Gubernur DKI Jakarta dalam Pilpres 2024 segera diumumkan.
Namun sampai saat ini belum kunjung diumumkan. Selain itu ada beberapa gejolak dalam internal partai dalam Koalisi Perubahan sehingga banyak diisukan sempat goyah.
Baca Juga: Meski Desak Anies Segera Deklarasikan Cawapres, AHY Juga Minta Jangan Terburu-buru, Apa Maksudnya?
Lantas, AHY nantinya akan tetap memilih Anies Baswedan atau berpaling kepada Ganjar Pranowo?
Terkait hal itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani memberikan keterangan resminya soal AHY yang kembali masuk kandidat cawapres Ganjar Pranowo.
Dalam pernyataannya, ia merasa bersyukur bahwa Ketua Umum Partai Demokrat dikehendaki banyak pihak sebagai cawapres.
Namun pihaknya memastikan bahwa AHY beserta Partai Demokrat tetap akan berjuang mewujudkan perubahan dan perbaikan bersama Anies Baswedan.
“Kamu bersyukur jika Mas Ketum AHY dikehendaki banyak pihak sebagai cawapres, namun tentunya yang paling pas dan sesuai dengan platform perjuangan mewujudkan Perubahan dan Perbaikan adalah bersama Mas Anies,” ujar Kamhar Lakumani dalam keterangan resminya.
Ia secara tegas mengatakan bahwa Partai Demokrat tetap akan berpegang teguh untuk mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta sebagai capres usungan Koalisi Perubahan.***