AYOJAKARTA.COM - Calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan menyambangi belasan serikat buruh di Bogor, Jawa Barat.
Dalam pertemuan bersama dengan 14 aliansi buruh tersebut, Anies Baswedan menerima sebanyak 11 aspirasi yang disampaikan buruh.
Dari 11 aspirasi yang disampaikan kepada Anies Baswedan, secara umum buruh meminta adanya peningkatan kesejahteraan.
Terkait dengan agenda pertemuan bersama 14 federasi serikat buruh tersebut, Anies Baswedan memberi tanggapan.
Menurut Anies Baswedan, problematika para buruh merupakan problematika yang diakibatkan adanya ketidakseimbangan kesejahteraan antara pengusaha dengan pekerja.
Oleh karena itu, langkah kebijakan yang dilakukan setiap pemimpin harus diaktualisasikan secara nyata.
“Ketika bertugas di Jakarta, ini yang kami lakukan yaitu prinsip kesetaraan dalam distribusi pendapatan supaya dua-duanya meningkat,” ujar Anies Baswedan.
Dengan adanya keseimbangan pendapatan tersebut, Anies Baswedan menambahkan kesejahteraan buruh akan meningkat dan pendapatan perusahaan ikut terangkat.
Langkah nyata mengenai kesejahteraan pekerja merupakan salah satu permasalahan yang harus ditangani Anies Baswedan sebagai capres, selain perlunya menetapkan sosok cawapres.
Sebagaimana diketahui publik, pengumuman nama cawapres pendamping merupakan kabar yang ditunggu dari Anies Baswedan.
Pada kesempatan berbeda, terkait dengan figur bakal calon wakil presiden pendamping yang ideal, Anies Baswedan memberi penjelasan.
Menurut Anies Baswedan, cawapres yang akan menjadi pendampingnya haruslah sosok dengan sejumlah kriteria tertentu.
Baca Juga: AHY Sebut Ada Upaya Penjegalan Anies Baswedan, Luhut: Nggak Usah Bicara Kampungan
Memiliki sinergitas dalam menjalankan pemerintahan, berkepribadian baik dan memiliki kesamaan visi, merupakan sejumlah kriteria yang telah diketahui publik.
Selain itu, sosok cawapres tersebut bukan saja harus mampu menyeimbangkan kinerja koalisi dan mendongkrak elektabilitas tetapi juga memiliki kriteria 0.
“Saya rasa dalam perjalanannya, kelihatannya ada kriteria nomor 0, dulunya saya tidak memasukkan itu,” jelas Anies Baswedan saat menghadiri acara Indonesia Rising.
Lebih lanjut Anies Baswedan menjelaskan yang dimaksud dengan kriteria nomor 0 adalah figur tanpa masalah hukum dan memiliki keberanian.
“Berani, tidak bermasalah karena kalau ada masalah mudah sekali kesandung sekarang ini karena ternyata itu faktor yang sangat penting,” imbuhnya.
Adanya tambahan kriteria tersebut, Anies Baswedan percaya proses kepemimpinannya akan bisa berjalan tanpa banyak ganjalan.
Sehubungan dengan tambahan kriteria tersebut, Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan dukungannya.
Menurut Mahendra, sosok calon wakil presiden yang dibutuhkan Anies Baswedan adalah figur yang memiliki rekam jejak bebas dari potensi terkena kasus hukum.
Terkait dengan nama cawapres yang dinilai memiliki semua kriteria tersebut, Anies Baswedan yang sudah mengantongi namanya tersebut masih menunggu momentum.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Senin 24 Juli 2023 dari YouTube Metro TV.***

Share this article
Berikut ini kriteria Cawapres yang bakal mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang, apa saja?