Metropolitan

Ditanya Soal AHY yang Dilirik PDIP Jadi Kandidat Bacawapres, Ekspresi Wajah Anies Baswedan Dinilai Pesimis

Oleh: Linda Wati Rabu 14 Jun 2023, 12:11 WIB
Ditanya Soal AHY yang Dilirik PDIP Jadi Kandidat Bacawapres, Ekspresi Wajah Anies Baswedan Dinilai Pesimis

AYOJAKARTA.COM -- Eks Gubernur DKI Jakarta sekaligus bakal calon Presiden (bacapres) Anies Baswedan terus jadi perbincangan publik.

Kali ini bakal calon Presiden (capres) Anies Baswedan disoroti ekspresinya saat ditanya soal Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dilirik PDI P.

Anies Baswedan mendapat pertanyaan soal AHY dililrik PDIP, usai menghadiri acara halal bihalal bersama kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Gor Padjajaran, Bogor, Jawa Barat.

 Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Oli Motor Harus Rutin Diganti Baru, Idealnya Berapa Bulan?

Dilansir dari YouTube Kompastv Pontianak pada Rabu, 14 Juni 2023, sebelumnya Anies optimis soal pelaksanaan pemilu 2024 mendatang.

“Kami yakin dan kami berharap bahwa pemilu besok berjalan dengan baik, lancar,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa momen Pilpres nanti adalah kesempatan yang besar bagi masyarakat untuk memberikan aspirasinya.

“Kita melihat ini adalah kesempatan bagi seluruh rakyat untuk mengungkapkan aspirasinya, menentukan arah perjalanan bangsa kedepan,” sambungnya.

 Baca Juga: Apakah Ada Tunjangan Hari Raya Idul Adha Bagi PNS? Simak Penjelasan PMK No 49 Tahun 2023 Ini

Kemudian salah satu wartawan bertanya krpada eks Gubernur DKI Jakarta ini soal kabar AHY yang dilirik PDI P.

Anies pun tak memberikan tanggapannya dan langsung berbalik badan.

Ekspresi wajah Anies saat enggan memberi komentar soal AHY dilirim PDIP pun disoroti warganet.

Salah satu warganet mengatakan bahwa Anies nampak pesimis.

“Lihat wajahnya Anies kok terlihat pesimis yah,” kata @dwikxxxx.

Baca Juga: Soal Cawapres Ganjar Pranowo, PDIP Akan Deklarasikan di Bulan September

Ada juga yang menilai bahwa Anies sedang galau.

“Lagi galau kok ditanyain soal itu, ya tambah puyeng,” kata @ahmadxxxx.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil