Metropolitan

MASYAALLAH! Ustaz Adi Hidayat Ajarkan Cara Berdoa di Bulan Ramadan Agar Allah Ampuni Dosa

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Jumat 07 Apr 2023, 06:56 WIB
Ustaz Adi Hidayat

AYOJAKARTA.COM - Allah SWT telah siapkan pahala bagi siapa saja yang mengerjakan kebaikan dalam hidup.

Bahkan sebagian riwayat menyampaikan bahwa pahala yang kita terima atas amalan kebaikan yang dikerjakan dapat dihitung.

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan hadits Qudsi tentang cara menghitung pahala, sebagaimana dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Audio Dakwah.

Baca Juga: Lee Seung Gi dan Lee Da In Menikah Hari Ini, SELAMAT!

"Kalau anda ingin menghitung pahala kata Allah di hadits Qudsi, setiap pekerjaan anak Adam itu semua amalannya dilipatgandakan," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Dari 10 sampai dengan 700 kali lipat, jadi amalan itu kalau dikerjakan yang paling standar pahalanya 10," sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat juga menyampaikan dalam Al Qur'an surat ke Al-An'am ayat 160, tentang pahala dari suatu kebaikan.

"Siapa yang mengerjakan satu kebaikan, maka dia akan mendapatkan balasan 10 kali lipatnya, 10 itu bisa dikalikan satu kedua 500 tahun, dua ke tiga 500 tahun sampai dengan ke ujungnya, siapa yang mengerjakan kebaikan batas pahala paling rendahnya 10 sampai 700," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Waduh! Keluarga David Ozora Dituding Lakukan Balas Dendam Karena Inginkan Hukuman Maksimal untuk AG

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menjelaskan Al Qur'an surat Al-Baqarah ayat 261 yang menggambarkan pahala bagi yang berinfak.  

"Orang-orang yang berinfak di jalan Allah, niatnya karena Allah diumpamakan maka seperti menanam benih, menanam satu biji," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Setiap biji tumbuh 7 tangkai, setiap tangkai menghasilkan 100 biji baru, satu kali 7 kali 700, maka pahalanya itu antara 10 sampai 700 kali lipat," sambungnya.

Namun Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pengecualian pahala yang diberikan pada bulan Ramadan.

Baca Juga: VIRAL, WNA Dipersulit Ambil Kiriman Alat Bantu Kencing di Bea Cukai, Netizen: Jahat Banget!

"Kecuali puasa, khusus untuk puasa Ramadan, pahalanya ukurannya bukan 10 sampai 700 lagi, kata Allah pahalanya sesuai dengan apa yang Saya tetapkan, lebih dari 700," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Paling minimal kalikan lagi 10 kali lipat, biasanya 10 kali 10 lagi, biasanya 700 kali 700 lagi, anda infak sekarang 1000 nilainya kalikan 700, anda infaq Ramadan 700 kalikan 10 kali lipat lagi," sambungnya.

Selain itu Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hadits riwayat At Tirmidzi nomor hadits 2910 tentang pahala bagi yang membaca Al Qur'an.

Baca Juga: Diduga Keterangan AG Dalam Sidang Diatur untuk Meringankan Hukuman Mario Dandy, Ada Kongkalikong?

"Siapa yang baca satu huruf dari kitabullah dapat setiap hurufnya 10 kebaikan, anda baca di Ramadan kali 10 lagi jadi 100," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Namun bukan hanya pahala atas kebaikan yang bisa dihitung, Ustaz Adi Hidayat pun menyampaikan bahwa kita harus menghitung dosa-dosa yang pernah dilakukan.

"Tapi ihtisab juga menghitung dosa yang pernah anda kerjakan selama hidup, ada orang setiap masuk Ramadan dia hitung-hitung dosanya," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Ya Allah saya yakin dalam setiap amalan Engkau berikan pahala, tapi saya juga punya keyakinan dosa saya lebih banyak daripada kebaikan yang saya pernah saya kerjakan," sambungnya.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Puasa Bagi Pekerja Berat, Wajib atau Boleh Berbuka? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Ustaz Adi Hidayat menyampaikan hendaknya kita memohon ampun kepada Allah, bermuhasabah atas dosa yang telah dikerjakan selama hidup.

"Maka saya mohon ampuni dosa-dosa saya Ya Allah, begitu anda keluarkan kalimat tadi, air mata anda kemudian keluar, hati anda bergetar," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

"Maka apa kata Nabi semua dosa-dosanya sampai detik itu dia bermuhasabah semua dosanya diampuni oleh Allah SWT, jadi kalau sedang bermuhasabah jangan hanya istighfar, tapi diingat dosa-dosanya," sambungnya.

Dengan bermuhasabah dan berdoa memohon ampun, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan dosa kita akan diampuni, dijauhkan dari perbuatan maksiat.

Baca Juga: STOP! Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan

"Begitu anda kemudian ingat-ingat sampai meneteskan air mata semua dosa diampuni, kalau sudah diampuni maka anda akan dijaga dari perbuatan maksiat dan yang kurang baik tadi akan dikembalikan dan ditukar dengan yang lebih baik," jelas Ustaz Adi Hidayat.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Irma Joanita