Metropolitan

Kasus Ferdy Sambo hingga Dugaan TPPU Kemenkeu Terkuak, Said Didu: Borok Negara Dibuka oleh Allah Lewat...

Oleh: Admin Rabu 15 Mar 2023, 11:15 WIB
Said Didu

AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini publik disuguhkan dengan kasus yang sangat mencuri perhatian.

Mulai dari kasus Ferdy Sambo,penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy hingga berujung adanya dugaan TPPU di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Adanya beberapa kasus besar ini, rupanya juga disorotan oleh beberapa pihak salah satunya yakni Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Baca Juga: Kepala PPATK Tegaskan Aliran Uang Mencurigakan Rp 300 T di Kemenkeu Bukan Korupsi! Tetapi Dana...

Lama tak bersua di jagat maya, Said Didu akhirnya buka suara soal kasus-kasus yang ramai diperbincangkan saat ini.

Melalui akun Twitternya @msaid_didu yang dikutip AyoJakarta.com, Said Didu mengatakan bahwa saat ini borok negara sedang dibuka oleh Allah SWT.

Bahkan, menurut Said Didu borok negara ini dibuka melalui sosok perempuan.

Baca Juga: Shock! Akhirnya PPATK Angkat Bicara Soal Transaksi Fantastis Rp 300 T di Kemenkeu, Bukan Korupsi Tapi..

"Borok Negara sedang dibuka oleh Allah lewat perempuan," tulis Said.

Kemudian, ia juga menjabarkan kasus apa saja yang saat ini ramai diperbincagkan.

Mulai dari kasus Ferdy Sambo hingga gaya hedonisme para pejabat.

Baca Juga: Data dari 2007, 964 PNS Kemenkeu Diduga Memiliki Harta Tak Wajar Diungkap Sri Mulyani

"Borok Negara sedang dibuka oleh Allah lewat perempuan :
1) kasus Sambo dan Satgasus dibuka lewa Bu Putri
2) kasus Kemenkeu (pjk dan bea-cukai) lewat AG - Mario
3) kasus narkoba Teddy Minahasa lewat istri Siri
4) gaya hedonis pjbt lewat istri mereka, Semoga Bu SMI ikut membuka," ungkapnya.

Baca Juga: Transaksi Hantu Rp300 T di Kemenkeu Akhirnya Dibongkar PPATK: Bukan TPPU atau Korupsi, Melainkan Hal Ini

Kasus yang saat ini heboh salah satunya adalah adanya indikasi transaksi ganjal di Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai senilai Rp300 triliun. 

Hal tersebut disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD pada Rabu 8 Maret 2023 lalu.

Atas dugaan tersebut, Mahfud MD pun meminta dengan tegas agar kasus ini segera diusut.***

Reporter Admin
Editor Desi Kris