AYOJAKARTA.COM - Usai penganiayaan yang dilakukan anak DJP (Direktorat Jenderal Pajak) terhadap Cristalino David Ozora, korban sempat mengalami koma sejak 20 Februari 2023.
Kabarnya kini David Ozora sudah mulai sadar dan sedang dalam proses terapi pemulihan.
David Ozora, korban penganiayaan Mario Dandy ini diketahui sempat didengarkan musik agar membantu responnya.
Beberapa hari lalu, sempat beredar sebuah video David, anak dari pejabat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) yang terlihat siuman dan sempat menangis.
Pada momen itu, ayahnya yakni Jonathan Latumahina sempat membantu David untuk beristighfar.
Sembari menenangkan David, Jonathan selalu mendampinginya dan memberi dukungan-dukungan emosional secara lisan.
Saat ini, David masih dalam fase pemulihan emosional, ia masih dalam perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Kapan Bansos PKH dan BPNT 2023 Lewat BNI dan BTN Cair? Simak Penjelasan Berikut Ini
Pamannya, Rustam Hatala juga menjelaskan bahwa David sempat diminta dokter untuk diperdengarkan musik yang sering ia suka.
Pada proses ini, Jonathan selalu mendampingi. Selama kurang lebih tiga hari berturut-turut, David diputarkan musik.
Hal ini guna membantu meningkatkan responnya terkait emosional dan kesadarannya yang belum stabil.
Baca Juga: Sosok Prabowo Subianto dalam Kacamata Mahfud MD, Ternyata Pribadi yang Seperti Ini!
"(berapa lama) tiga hari, jadi kebetulan papanya David untuk membantu responnya itu dia diputarkan musik yang suka dia dengar," ungkap Rustam Hatala diktuip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube METRO TV.
"Jadi daftarnya kebetulan papanya yang nyusun itu ada yang metal, bahkan ada sholawatnya, jadi yang memang daftar-daftar yang suka dia dengar," sambungnya.
Dokter meminta agar pihak keluarga membiasakan David diputarkan musik kesukaannya mulai dari heavy metal hingga shalawat.
"Dokter minta untuk dibiasain, jadi ada shalawat ada metalnya juga, jadi beragamlah," tutur Rustam Hatala.
Melansir Neuroscience, meskipun metal identik dengan suara ekstrim dan lirik yang agresif, ternyata punya manfaat positif bagi kesehatan mental.
Peneliti menjelaskan mendengarkan musik kesukaan cenderung akan membantu menurunkan kecemasan.
Selain itu dijelaskan, untuk pecinta musik metal dalam jangka panjang mereka akan lebih bahagia di masa muda dan bisa menyesuaikan diri lebih baik di usia paruh baya dibanding dengan mereka yang bukan pecinta musik metal.
Baca Juga: Alami Depresi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati Dibawa ke RS Jiwa? Ini Faktanya!
Bahan musik metal dikaitkan menjadi cara yang sehat dan fungsional dalam manajemen marah.
Dijelaskan bahwa mereka yang menyukai musik metal ketika marah lalu diperdengarkan musik tersebut cenderung akan meningkatkan emosi positif.***