Metropolitan

Wapres Maruf Amin Soroti Penganiayaan Mario Dandy ke David: Bukan Jadi Alasan Tak Bayar Pajak!

Oleh: Admin Rabu 01 Mar 2023, 16:39 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin

AYOJAKARTA.COM -- Kasus penganiayaan David, anak petinggi GP Ansor yang dilakukan oleh Mario

Dandy, anak mantan pejabat pajak menuai sorotan tajam dari berbagai pihak, salah satunya Wakil Presiden Maruf Amin.

Maruf Amin buka suara soal kasus penganiayaan yang akhirnya membuat salah satu pejabat DJP dicopot.

Baca Juga: BSI Untung Besar! KUR BSI 2023 Insya Allah Lancar Selama Syarat dan Cara Pengajuan Pinjamannya Benar!

Tak hanya itu saja, bahkan masyarakat pun berkurang kepercayaannya kepada Kementerian Keuangan atas kasus penganiayaan David ini.

Bukan tanpa sebab, Mario Dandy tak hanya menganiaya, namun juga punya kebiasaan memamerkan kemewahan di media sosial dari mulai kepemilikan Rubicon hingga motor gede Harley Davidson.

Aksi Mario Dandy pun membuat netizen ramai-ramai malas bayar pajak dan hal ini marak di media sosial.

Maruf Amin pun memberikan penegasan soal aksi tak bayar pajak karena ulah Mario Dandy adalah tidak tepat.

Baca Juga: Viral Tertangkap Kamera, Gesture Rafael Alun Saat di KPK Sehati dengan Mario Dandy, Like Father Like Son!

Apalagi, Kemenkeu sampai saat ini terus memberikan bahkan meningkatkan pelayanan dan perhikan sistem pajak lewat digitalisasi.

"Saya kira tidak tepatlah kalau kemudian hal yang seperti itu (kasus Mario Dandy) menjadi isu dan kemudian timbul ketidakpercayaan membayar pajak," ungkap Maruf Amin saat beri keterangan pers pada Rabu (1/3/2023) dilansir dari Suara.com.

Maruf Amin juga memuji Kemenkeu jadi yang masih baik memberikan perbaikan di sistem perpajakan apalagi di era digitalisasi.

Baca Juga: Pengajuan Kredit Usaha Rakyat di Bank Syariah Indonesia Tidak Pakai Bunga, Berikut Daftar Nilai Pinjamannya

"Boleh dikatakan Kemenkeu paling baik dalam melakukan perbaikan-perbaikan dalam masalah sistem perpajakan. Termasuk masalah-masalah digitalisasi dan semua. Kemudian juga sistem pajak online, juga penertiban aparaturnya dan sebagainya," katanya lagi.

Walau ada kasus penganiayaan oleh anak mantan pejabat pajak yang gemar pamer kemewahan, namun Maruf Amin anggap hal ini tak boleh dilakukan buat alasan tak bayar pajak.

Apalagi, kejadian serupa bisa saja terjadi di tempat lain, hanya kali ini mengguncang Kementerian Keuangan.

Maruf Amin mendukung apabila masyarakat protes Kemenkeu buat melakukan pembenahan dan perbaikan. Tapi, jika hal tersebut berubah jadi tidak mau bayar pajak, bukan hal yang pas.

Baca Juga: Bansos Kemensos PKH Akan Cair Bulan Maret 2023, Berikut Kategori dan Besaran Dana yang Diterima

"Jangan sampai orang tak mau bayar pajak, saya kira itu yang tidak tepat," pungkas Maruf Amin.***

Reporter Admin
Editor Irma Joanita