AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang melibatkan Richard Eliezer atau Bharada E akan memasuki babak akhir.
Bharada E dijadwalkan akan menjalani sidang vonis pekan depan, 15 Februari 2023.
Menjelang sidang vonis, Psikolog Klinis Liza Marielly Djaprie mengungkap bahwa Bharada E sudah mengantongi strategi cerdas.
Strategi atau rencana itu disiapkan Bharada E untuk menghadapi kehidupannya setelah lepas dari kasus ini.
Menurut pernyataan Liza Marielly, saat awal persidangan Eliezer drop, namun saat ini sudah kembali menjadi kuat.
“Memang awal-awal persidangan itu dia mulai drop, sekarang sudah naik kembali,” kata Liza dalam program GASPOL, dikutip Kamis, 9 Februari 2023.
Meski sedang dihadapi dengan masalah yang luar biasa, berkat kekuatannya, Eliezer akan memulai menata hidup ke depan.
Mengingat, umur Bharada E saat ini tergolong masih muda, yakni 24 tahun.
“Jadi itu salah satu karakteristik yang terkuat dari Icad, bahkan terakhir ketemu di Bareskrim dia sempet ngomong, yaudah deh Mbak aku mulai menata hidup ke depan,” ungkap Liza.
Rencana yang dirancang oleh Richard Eliezer jika tidak lagi di Brimob, yakni ia akan sekolah dengan mengambil jurusan hukum.
“Kalau memang aku tidak bisa lagi di Brimob, setelah selesai ini apakah nanti aku kuliah hukum, jadi tek-teknya tuh sudah ada,” tutur Liza.
Menurut Liza Marielly Djaprie, kekuatan Bharada E sangat luar biasa karena mempunyai support sistem yang luar biasa pula.
“Kalau ada masalah dihadapi, kedepannya mau apa, itu pemetaannya luar biasa sekali,” lanjutnya.
“Mungkin karena dia punya support sistem yang luar biasa, dia juga secara agama kuat, jadi dia selalu meyakini apapun yang terjadi ini ya cerita Tuhan selalu sempurna,” ucap Psikolog Klinis itu.
“Berikutnya dia meyakini bahwa jalan tidak akan tertutup,” pungkas Liza.***