Metropolitan

Ada Operasi Senyap Senilai 155 Triliun Rupiah yang Membuat Tewasnya Brigadir J Sukar untuk Bisa Terungkap

Oleh: Karseno AJ Selasa 07 Feb 2023, 16:57 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo dan PC miliki uang capai Rp 155 T

AYOJAKARTA.COM – Jelang penetapan vonis bagi para terdakwa dalam kasus tewasnya Brigadir J, publik masih menyoal jumlah tuntutan hukum.

Ketidakpuasan masyarakat dengan tuntutan bagi para terdakwa, kuasa hukum keluarga Brigadir J ikut pula terdampak dengan persoalan tersebut.

Di tengah pusaran ketidakpuasan yang masih terus berpolemik, publik kemudian mulai menyorot peran kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Pakar Nilai Pengacara Ferdy Sambo Katakan Hal yang Terlalu Vulgar dalam Delik, Apa Itu?

Tidak sedikit masyarakat yang menganggap daya juang Kamaruddin meredup dan terkesan membiarkan dalam proses pengawalan kasus kliennya.

Hal tersebut kemudian ditanggapi Kamaruddin dengan membuat sejumlah pernyataan yang perlu diketahui khalayak.

“Bukan saya tidak mau ngomong, memang ada beberapa jenderal yang meminta agar saya ikut menjaga pamor,” terang Kamaruddin dalam sebuah siniar.

Lebih lanjut kuasa hukum keluarga mendiang Brigadir J menjelaskan bahwa sejumlah stasiun televisi juga sudah mencekalnya untuk menyampaikan pendapat.

Baca Juga: Ingin Sukses dalam Karir? Lakukan Nasehat Ala Ustadz Adi Hidayat, Cek Selengkapnya Berikut Ini

Antusiasme masyarakat yang terpukau dengan kejujuran terdakwa Richard Eliezer, juga membuat Kamaruddin didesak untuk melakukan pembelaan.

“Saya diminta membela Bharada Richard Eliezer, tetapi saya ini kan kuasa hukum Pelapor,” terang Kamaruddin seraya menjelaskan dampak dari Conflict Of Interest.

Meski demikian, Kamaruddin sudah melakukan pembelaan bagi Richard Eliezer dengan penawaran berupa kejujuran atau penyesalan seumur hidup.

Bukan hanya itu, Kamaruddin beserta tim-nya juga sudah berhasil mempertemukan dan menyatukan kedua keluarga, baik keluarga Brigadir J serta keluarga Richard Eliezer.

Baca Juga: Geger! Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Rp 155 Triliun Transaksi Kegelapan yang Libatkan Ferdy Sambo dan PC

Sehubungan dengan kuatnya relasi kuasa yang dimiliki Ferdy Sambo terhadap sejumlah perwira yang ikut masuk ke dalam daftar tersangka, Kamaruddin memberi tanggapan.

“Kalau Irjen saja diperintah tidak bisa melawan, apa mungkin Bharada bisa melawan?” ujar Kamaruddin, membujuk untuk melakukan transposisi persepsi.

Terkait dengan kuatnya pengaruh yang dimiliki Putri Candrawati dan Ferdy Sambo, Kamaruddin memberi penjelasan.

Kamaruddin menilai ada transaksi tidak wajar dengan nilai mencapai angka 155 triliun yang bersumber dari bisnis ilegal.

Ia mengaku sudah berusaha untuk melakukan upaya-upaya sistematis untuk membongkar aliran dana, namun terkendala dengan tidak adanya payung hukum.

Baca Juga: Soal Kemungkinan Ferdy Sambo Dihukum Mati, Kamaruddin Simanjuntak: Hakim Harus Betul-betul Merenung!

Lebih lanjut, Kamaruddin beranggapan bahwa ada sejumlah pihak yang dengan sengaja berusaha untuk menutup-nutupi.

“Ada operasi senyap 155 triliun transaksi kegelapan yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Dalam kesempatan dialog bersama Surya Utama, s.ip, Kamaruddin juga menjelaskan Psi War atau perang psikologis yang dilakukan Ferdy Sambo melalui Buku Hitam.

“Ferdy Sambo kan sudah membawa buku hitam itu, apapun isinya itu, diduga ada ratusan daftar hitam,” pungkas Kamaruddin Simanjuntak.***

Reporter Karseno AJ
Editor Dian Naren