Metropolitan

Kasus Pembunuhan Berantai Menuai Fakta Baru Saat Olah TKP, Diduga Ada Gundukan Tanah Berisi Jenazah

Oleh: Imam Safangat Sabtu 21 Jan 2023, 18:54 WIB
Saat olah TKP di salah satu tersangka di Cianjur kasus pembunuhan berantai, ditemukan gundukan tanah yang berisi jenazah.

AYOJAKARTA.COM — Perkembangan terbaru dari kasus pembunuhan berantai tersangka Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan Dede Solehudin,kini polisi menemukan gundukan tanah yang didalamnya terdapat jenazah.

Diduga ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu tersangka di Cianjur kasus pembunuhan berantai, ditemukan gundukan tanah yang berisi jenazah.

Dalam proses olah TKP tersebut, polisi menemukan gundukan tanah, yang kemudian setelah digali terdapat beberapa jenazah di dalamnya.

Baca Juga: Jejak Pesugihan, Polisi Temukan Tiga dari Enam Istri Dukun Wowon Jadi Korban Pembunuhan Berantai

“Olah TKP didapat perkembangan beberapa alat bukti di antaranya sudah diketahui dengan ditemukannya gundukan tanah, kemudian digali yang di dalamnya ada beberapa jenazah,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dikutip AyoJakarta.com dari laman PMJ News pada Sabtu, 21 Januari 2023.

Selanjutnya, tim gabungan penyidik bersama dengan pihak forensik akan melakukan proses identifikasi terkait beberapa jenazah yang ditemukan dalam gundukan.

“Proyeksinya tadi penyidik dengan bersama forensik ini kan dilakukan secara saintifik, tentu mengidentifikasi yang pertama terhadap korban kita selamatkan korbannya, artinya selamatkan secara identitasnya, identifikasi,” papar Trunoyudo.

Baca Juga: Bongkar Putri Candrawathi Biang Kerok Sesungguhnya Pembunuhan Yosua, Martin Simanjuntak: Putrilah Pemicunya!

Selain identitas, tim gabungan juga akan menelusuri penyebab dan kapan kematian dari jenazah yang ditemukan tersebut.

“Kemudian kita akan mencari tahu melihat kapan kematian dan apa penyebab kematiannya, ini secara saintifik nantinya,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polisi mengatakan bahwa total korban dari perbuatan tiga orang pelaku yang terhubung dengan kasus keluarga yang diracun di Bekasi lebih dari tiga orang.

“Jumlah korban pembunuhan berantai sementara, di Bekasi 3 orang meninggal dunia,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam konferensi persnya.

Selanjutnya, ditemukan kembali 4 kerangka tulang di wilayah Cianjur, Jawa Barat yang berada di dalam tiga lubang. 

Baca Juga: Begini Kronologi Pembunuhan Berantai Berkedok Pesugihan, Ada Korban yang Dibuang ke Laut

“Di sana ditemukan ada 3 lubang. Di Cianjur. Lubang pertama berisi kerangka anak kecil diduga atas nama Bayu, umur 2 tahun di samping rumah pelaku Duloh atau Solihin.

Lubang kedua berisi dua kerangka tulang yang ditemukan dalam satu lubang, diduga atas nama Noneng dan Wiwik,” ungkap Fadil.

“Lubang ketiga berisi kerangka tulang yang diduga bernama Farida,” lanjutnya.

Namun untuk kepastian identitas, masih diperlukan pemeriksaan mendalam karena ada korban yang sudah meninggal sejak lama, dan polisi perlu memastikan lebih lanjut karena tidak bisa bergantung hanya dari pengakuan tersangka.

Lebih lanjut, Fadil menambahkan dari pengakuan tersangka terdapat satu kerangka lain yang masih dalam pencarian.

Baca Juga: Mengejutkan! Bukan Richard Eliezer, Ini Sosok Penguak Fakta Pertama Pembunuhan Brigadir J Menurut Kejagung

Serta satu korban lain yang sudah dikuburkan oleh masyarakat sekitar setelah jasadnya ditemukan di laut yang dibuang oleh pelaku.

“Kemudian ada pengakuan dari tersangka ada satu kerangka lain dalam pencarian, belum ditemukan.

Kemudian ada di Garut ada satu orang, ditemukan setelah sebelumnya dibuang ke laut,” papar Fadil.

“Dia menjadi korban untuk menghilangkan jejaknya dibuang ke laut, ditemukan oleh masyarakat, lalu kemudian dikuburkan secara wajar,” pungkasnya.***

Reporter Imam Safangat
Editor Tedi Rukmana