AYOJAKARTA.COM - Istri Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi masih menjadi sorotan publik.
Bagaimana tidak, Putri Candrawathi kerap menjawab lupa ketika dimintai kesaksiannya di pengadilan.
Salah satu terdakwa pembunuhan Brigadir J tersebut juga sering terlihat menangis saat sidang.
Baru-baru ini Putri Candrawathi kembali menghadiri sidang pada Rabu (11/1/2023) kemarin.
Baca Juga: Hepatitis B Mengancam Nyawa, Simak Tanda dan Gejala serta Pencegahannya!
Di PN Jakarta Selatan, Putri Candrawathi mengatakan bahwa seusai PCR dirinya naik ke lantai tiga bersama Kuat Maruf.
Namun pada saat Hakim bertanya untuk apa dia mengajak Kuat ke atas.
Putri Candrawathi justru menjawab kalau dia juga tidak tahu kenapa Kuat Maruf mengikutinya.
"Mengapa dengan Kuat?" tanya Hakim pada PC dikutip dari YouTube KOMPASTV.
Baca Juga: Gempa M 5.0 Guncang Bogor dan M 4.9 Guncang Tangerang Banten Hari ini, Minggu 15 Januari 2023
"Saya tidak tahu kenapa Kuat ikut dengan saya," jawab Putri Candrawathi.
Putri Candrawathi berkelit dengan menjawab, dia pun menceritakan bahwa sopir Ferdy Sambo itu sudah sejak lama ikut bekerja dengannya.
Hakim pun kembali mencecar istri Ferdy Sambo itu dengan pertanyaan terkait saat dirinya naik ke lantai atas bersama Kuat Maruf.
Sebab ruangan di lantai tiga rumah Putri Candrawathi tersebut merupakan tempat yang privasi.
Perempuan yang duduk di kursi terdakwa itu pun kembali mengelak dan meminta hakim menanyakan langsung hal itu pada Kuat Maruf.
Baca Juga: Lagi! Dedi Mulyadi Absen Dari Persidangan, Anne Ratna Mustika Singgung Komitmen
"Ya mungkin ditanyakan pada Kuat saja Yang Mulia," ujar Putri Candrawathi.
Akan tetapi jawaban Putri Candrawathi langsung berubah usai hakim memutarkan rekaman CCTV rumahnya.
Yakni terlihat momen saat dirinya nampak sedang memanggil seseorang.
Kemudian Kuat Maruf pun menghampiri dan mengikuti istri Ferdy Sambo itu masuk lift.
Sontak hal itulah yang akhirnya menjadi sebuah tanda besar.
Baca Juga: Terungkap Isi Hati Putri Candrawathi tentang Kuat dan Yoshua: Saya Malu, Tak Ingin Aib Dibuka
"Mohon ijin Yang Mulia, saya sesungguhnya lupa apa yang saya lakukan saat itu, dan saya waktu itu saya lupa saya naik sama Kuat Maruf," tutur PC.
Bahkan dirinya juga mengaku tidak memiliki tujuan apapun saat mengajak Kuat Maruf ke lantai tiga.
"Tidak ada tujuan apa-apa karena saya juga lupa. Saya ngapain disitu," tambahnya.***