AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo tengah jadi sorotan publik, pasalnya ia didakwa sebagai dalang dari pembunuhan ajudannya yaitu Brigadir Yosua.
Sehingga apapun yang dilakukan entah dari upaya hukum, tingkah laku, ataupun terkait keluarganya tetap akan dipantau oleh publik.
Fakta mengejutkan datang baru-baru ini. Ferdy Sambo diketahui memiliki kebutuhan khusus.
Hal ini disampaikan oleh yaitu Trisha Eungelica Ardyadana Sambo yang merupakan anak sulungnya.
Baca Juga: Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi Bagi Umat Muslim Dalam Pandangan Islam, Halal Atau Haram?
Diketahui anak sulung dari pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga ikut jadi sorotan publik.
Pasalnya ia tetap aktif di media sosial miliknya di tengah permasalahan menimpa orang tuanya.
Sehingga dirasa oleh publik tidak memiliki empati dengan masalah yang sedang dihadapinya.
Trisha diketahui memiliki kegemaran di bidang makeup. Ia sering mengunggah hasil kemahirannya dalam mempercantik wajah di akun TikTok miliknya.
Selain suka mengupload tentang kegemarannya dalam bermakeup, ia juga kerap membagikan aktivitasnya di media sosial miliknya yaitu di Instagram dan TikTok.
Baca Juga: Komitmen Anti Suap, bank bjb syariah Terima Sertifikat ISO 37001 : 2016 SMAP
Trisha juga kedapatan sering live di TikTok miliknya yaitu @troasang.
Baru-baru ini Trisha live di TikTok menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan kepadanya.
Aktivitas saat ia live diabadikan oleh akun TikTok @citraaaaa.91 seperti dikutip AyoJakarta.com, pada Sabtu (31/12/2022).
Dalam video, Trisha menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya salah satunya menjawab kenapa makanan Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo harus dikirim dari rumah.
Trisha mengungkapkan bahwa ayahnya memiliki kebutuhan khusus, yang menurut dia banyak, sehingga harus ke penjara untuk memberikan makanan.
Baca Juga: Selingkuh dengan Menantu Prianya hingga Diusir Warga, Begini Kondisi Terbaru Ibu Norma Risma
“Papa kan ada kebutuhan khusus, banyak deh. Makannya sembarangan soalnya, buset deh Bapakku tuh,” jawab putri sulung Ferdy Sambo.
Saat memberikan makanan kepada orang tuanya, Trisa mengaku menitipkannya kepada petugas.
Tak hanya itu, ia juga menuturkan bahwa ketika menjenguk orang tuanya hpnya akan ditinggal di mobil.
Hal ini dikarenakan setiap menjenguk orang tuanya di tahanan handphone harus dititipkan dan tidak boleh dibawa masuk ke dalam,
Sehingga tidak ada foto kebersamaan dirinya saat menjenguk orang tuanya.
“Gimana caranya, handphone saya aja di mobil, tidak boleh bawa handphone, daripada saya titip mending saya taruh aja di mobil,” ujarnya.
Ditanya harapan di tahun 2023, jawaban Trisha sungguh buat nyesek.
Sambil menghela napas, ia berharap semoga di tahun 2023 masih tetap bertahan hidup.
“Ya semoga tetap bertahan hidup lah, kayak lost of hopes aja sih,” tuturnya.
***