AYOJAKARTA.COM - Bharada E berulang kali ditekan pihak Ferdy Sambo soal perubahan BAP sebelum sidang.
Salah satunya adalah oleh pengacara Putri Candrawathi yang tegas katakan jika BAP Bharada E berubah hingga tiga kali.
Sebelumnya Bharada E menjelaskan perubahan BAP sebelum sidangnya karena pengaruh Ferdy sambo.
Baca Juga: Tanda Tidak Lagi Satu Komplotan, Bharada Eliezer Dikeluarkan dari WhatsApp Grup Duren Tiga!
Tapi belum selesai Richard bersaksi, sang pengacara justru masih ngeyel dengan argumennya yang menyebut Richard Eliezer tidak konsisten.
Namun dengan sabar Bharada E masih menanggapi pengacara Putri Candrawathi yang sudah tampak jengkel.
Selanjutnya Richard kembali menjelaskan bahwa keterangannya mengenai PC yang dipapah Susi itu memang benar.
Cuma pada tanggal 8 itu Eliezer menuturkan, istri Ferdy Sambo memang terlihat biasa saja.
"Aduh ibu ini gimana sih," kesal Bharada E.
Sontak sikap mantan ajudan termuda Ferdy Sambo ini mengundang gelak tawa para pengunjung sidang.
Baca Juga: Tanggal 26 Desember Bukan Cuti Bersama, Cek Jadwal Tanggal Merah atau Libur Nasional 2023 di Sini
Penyudutan Bharada E soal BAP yang berubah ini juga ditanggapi ahli psikologi forensi, Reza Indragiri.
Ia mengungkapkan soal sikap Richard Eliezer sejak awal yang bersimpuh meminta maaf pada orang tua Brigadir J.
Disebutkan jika sosok orang tua Brigadir J adalah yang paling berhak marah dengan kejadian ini.
Terlebih Bharada E terlihat tulus meminta maaf pada orang tua almarhum Yosua dalam ruang sidang.
"Itu penanda yang sangat positif jika dia mau bekerja sama dengan proses penegakan hukum ini," ucap Reza Indragiri.
Baca Juga: 10 Pemain Sepakbola Terbaik Sepanjang Masa, Ronaldo dan Messi Termasuk?
Sehingga ia menegaskan jika status sebagai justice collaborator pantas disematkan pada pria kelahiran 1998 ini.
"Status sebagai justice collaborator memang sudah sepatutnya disematkan pada Richard Eliezer," ucapnya menandaskan.
Ronny Talapessy, pengacara Bharada E juga mengungkapkan pendapatnya soal kliennya yang terus menerus disudutkan.
Sambil tertawa penasehat hukum Eliezer membenarkan sikap geram kliennya kala itu.
"Kita sih liat ini kan mereka coba memframing bahwa Richard Eliezer ini tidak layak jadi Justice Collaborator," ujar Ronny pada host.
Bahkan dia mengungkapkan bahwa publik membela Eliezer meski Ferdy Sambo dan yang lain mencoba melawan setiap kesaksiannya.***