Metropolitan

Rangkuman Arguman Eliezer vsFerdy Sambo, Salah Satu Pihak Minim Bukti

Oleh: Awit Wiarni Jumat 09 Des 2022, 21:45 WIB
Rangkuman Arguman Eliezer VS Ferdy Sambo, Salah Satu Pihak Minim Bukti

AYOJAKARTA.COMFerdy Sambo sebagai tersangka kini hadir menjadi saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J atau Yosua untuk para terdakwa termasuk Richard Eliezer.

Namun dalam kesaksiannya, banyak hal yang ternyata berbeda dengan kesaksian dari Richard Eliezer, perbedaan ini kemudian disandingkan di dalam persidangan.

Diketahui bahwa saat kejadian pembunuhan Yosua, Ferdy Sambo memiliki pangkat Kadiv Propam Polri sedangkan Eliezer adalah bawahannya atau ajudannya.

Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos Ini Akan Kembali Disalurkan Tahun 2023, Apa Saja?

Maka inilah rangkuman perbedaan pernyataan antara Ferdy Sambo dan Richard Eliezer yang dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube metrotvnews pada Jumat (9/12/2022).

Dalam persidangan, Ferdy Sambo mengatkan bahwa ia telah menanyakan kesiapan Eliezer untuk memback up dirinya dan dijawab ‘siap’ oleh Eliezer.

“Saya kemudian juga menyampaikan kepada Richard ‘kamu siap nggak back up saya?’ ‘saya siap’ ‘kamu siap nembak nggak?’ ‘saya siap nembak’,” ucap Ferdy sambo mengulang kembali percakapannya dengan Richard Eliezer.

Namun Eliezer mengaku tidak mendapat pertanyaan tersebut dan juga tidak menjawab kesiapan dari dirinya.

Baca Juga: Link Jadwal Piala Dunia 2022 Quarter Final Brazil VS Kroasia! Cek Line Up di Sini!

“Tidak ada kata-kata dari beliau yang menanyakan kepada saya untuk ‘apakah kamu siap memback up saya’ ataupun ‘kamu siap nggak nembak kalau Yosua melawan’ itu tidak ada,” kata Eliezer membantah.

Ferdy Sambo mengaku kepada hakim bahwa dirinya hanya memberi perintah untuk menghajar Yosua bukannya menembak tetapi menurut pengakuan Eliezer perintah yang diberikan dari atasannya itu adalah untuk menembak.

“Beliau mengatakan kepada saya dengan keras ‘woi, kau tembak cepat, cepat kau tembak’,” kata Eliezer.

Hal ini didukung oleh kuasa hukum keluarga Yosua yaitu Kamaruddin Simanjuntak yang mengatakan bahwa apa yang dilakukan Eliezer adalah sesuai perintah atasannya.

Baca Juga: Mengejutkan! Ferdy Sambo Sampai Gelagapan dan Kebingungan Menjawab, Ternyata Hal Ini yang Ditanyakan Hakim

“Saya setuju dengan rekan itu kalau yang ditawarkan jeruk tidak mungkin yang terjual durian, ini analogi. Yang ditawarkan oleh Ferdy Sambo adalah tembak maka yang terjadi tembak, tidak mungkin jadi hajar,” ujar Kamaruddin.

Kemudian ketika ditanya oleh hakim perihal jumlah tembakan yang dilakukan oleh Eliezer, Ferdy Sambo menjawab dengan jumlah 5 kali.

“Setelah kejadian baru saya tahu 5 kali,” jawab Ferdy Sambo.

Namun Eliezer kembali membantah, ia tidak menembak sebanyak 5 kali tapi kurang dari itu.

Baca Juga: Waspada! Temuan Sesar Cugenang Picu Gempa Cianjur, Ini Lokasi yang Harus Dikosongkan dari Pemukiman

“Saya juga tidak menembak sebanyak 5 kali,” bantah Eliezer.

Ronny Talappesy sebagai pengacara dari terdakwa Eliezer mengungkapkan bahwa tidak hanya Eliezer yang menembak korban tapi Ferdy Sambo pun diduga turut menembak.

“Hasil baistik adalah di badan almarhum Yosua ada di pundak ada identik dengan pistolnya Richard Eliezer, pelurunya. Tetapi ada di kepala yang dua serpihan peluru itu tidak identik dengan pistolnya Richard Eliezer,” ungkap Ronny.

Hal ini didukung oleh kejanggalan dimana semua CCTV baik yang berada di rumah Saguling maupun di Duren Tiga tidak aktif dan tidak ditemukannya senjata miliki Ferdy Sambo.

Baca Juga: Ngakak! Cucu Keempat Jokowi Lompat-Lompat Pakai Kaus Kutang saat Foto Keluarga Acara Siraman Kaesang Pangarep

“Terkait penembakan, klien saya sampaikan bahwa Ferdy Sambo menembak. Pertanyaannya kan CCTV tidak ada, senjatanya Ferdy Sambo tidak ada,” ujar Ronny Talapessy.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Vincensia Enggar Larasati