Metropolitan

Waspada! Inilah Sebaran Tinggi Gelombang Tsunami Akibat Gempa Megathrust 9,1 M Berpotensi Mengguncang Jawa

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Rabu 07 Des 2022, 15:22 WIB
Waspada! Inilah Sebaran Tinggi Gelombang Tsunami Akibat Gempa Megathrust 9,1 M Berpotensi Mengguncang Jawa

AYOJAKARTA.COM – Gelombang tsunami besar diperkirakan akan terjadi di sepanjang Pulau Jawa akibat Gempa Megathrust yang hadir dengan kekuatan tinggi.

Bahkan, diperkirakan gelombang tsunami ini bisa terjadi dengan ketinggian hingga mencapai 20 meter di beberapa wilayah Pulau Jawa.

Dalam sebuah artikel ilmiah yang terbit di nature.com, disebutkan bahwa gempa dengan kekuatan hingga 9,1 Magnitudo berpotensi terjadi di sepanjang wilayah Pulau Jawa.

Gempa Megathrust ini diperkirakan terjadi di area Pulau Jawa dengan rentang waktu selama 400 tahun sekali.

Disebutkan bahwa guncangan gempa bisa terjadi menjadi dua bagian, yaitu bagian barat dan timur.

Baca Juga: Agus Sujatno Pelaku Dugaan Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar , Kapolri: Ditemukan Kertas Penolakan RKUHP

Gempa Megathrust yang terjadi di wilayah Jawa Barat diperkirakan memiliki kekuatan 8,9 M.

Sedangkan untuk Jawa Tengah dan Timur, Gempa Megathrust diperkirakan akan terjadi dengan kekuatan 8,8 M.

Tak hanya itu saja, bahkan disebutkan juga bahwa skenario tsunami mungkin saja terjadi hingga pada ketinggian 20 meter akibat Gempa Megathrust yang diperkirakan terjadidi Pulau Jawa tersebut.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi tentang sebaran tinggi gelombang tsunami pada skenario yang dibuat dalam penelitian ilmiah tersebut.

Untuk mengetahui skenario tsunami akibat Gempa Megathrust di Pulau Jawa, silahkan simak penjelasan di bawah ini!

Sebaran Gelombang Tsunami

Ketinggian tsunami yang dihasilkan di sepanjang pantai selatan Jawa dari Skenario 1 menunjukkan bahwa ketinggian tsunami maksimum mungkin terjadi di wilayah antara 105° dan 106°BT.

Baca Juga: Terekam 3 Momen Kuat Maruf Ngelawak di Persidangan, Netizen: Idolanya Pak Hakim Nih!

Dalam hal ini, cangkupan areanya adalah dari ujung barat, selatan Banten sampai dengan selatan Kabupaten Garut.

Wilayah itu antara lain adalah pulau-pulau kecil yang terletak ~ 11 hingga 15 km dari pantai terdekat dari garis dimana ketinggian tsunami dapat mencapai 20,2 m.

Skenario ini menghasilkan ketinggian tsunami rata-rata 3,23 m di sepanjang pantai selatan Jawa.

Tak hanya itu saja, ada skenario kedua yang menggambarkan tsunami dengan ketinggian yang lebih rendah.

Berdasarkan Skenario 2, ketinggian tsunami maksimum 11,7 m dapat terjadi pada 113,65°BT yaitu di daerah pantai selatan Jawa Timur.

Baca Juga: Kabar Gembira! Selain PKH, Inilah Tambahan Bantuan Sosial yang Cair Desember 2022

Zona patahan yang luas di wilayah ini menghasilkan ketinggian puncak tsunami yang kurang lebih sama di sepanjang pantai antara 110°BT dan 114°BT lebih jauh ke barat, tetapi dengan ketinggian tsunami rata-rata yang lebih rendah yaitu 2,43 m.

Ketidakpastian ketinggian gelombang tidak mudah untuk diperkirakan, tetapi hasilnya sebagian besar konsisten dengan hasil dari Horspool, metode untuk  melakukan penilaian bahaya tsunami probabilistik di Indonesia.

Itulah hasil analisis dari sebaran gelombang tsunami yang diprediksi akan terjadi akibat Gempa Megathrust di Pulau Jawa.

Penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan kode perbedaan hingga yang berbeda, model pecahnya sumber dan batimetri (model 30 busur kedua dari GEBCO).

Baca Juga: Wawancara Pernikahan Kaesang, Background Zoom Gibran Rakabuming Jadi Sorotan, Netizen: Bikin Presenter Salting

Meskipun model penelitian ini lebih rinci, pola dasar tinggi gelombang puncak di sepanjang pantai selatan Jawa serupa, dengan amplitudo terbesar terjadi di barat dan rata-rata tinggi gelombang maksimum di sepanjang pantai antara 4 dan 5 m.

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan skenario tsunami akibat Gempa Megathrust yang diperkirakan akan terjadi di Pulau Jawa. ***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Dian Naren