Nasional

Menelusuri Jejak Ismail Bolong yang Kini Menghilang Setelah Buka Suara Soal Setoran Uang Hasil Tambang

Oleh: Karseno AJ Minggu 04 Des 2022, 21:03 WIB
Nama Ismail Bolong mulai menjadi viral pada awal dan pertengahan November tahun 2022 silam soal setoran uang hasil tambang.

AYOJAKARTA.COM – Nama Ismail Bolong mulai menjadi viral pada awal dan pertengahan November 2022 lalu.

Hal itu bermula dari beredarnya rekaman video yang menjelaskan sosok Ismail Bolong yang rutin membayar biaya koordinasi ke sejumlah oknum petinggi polisi.

Dalam video tersebut, Ismail Bolong juga menyebut nama Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto sebagai penerima uang koordinasi senilai Rp6 miliar.

Baca Juga: Kisah Ismail Bolong yang Mengungkap Dugaan Suap Tambang Ilegal hingga Terancam Jadi Tersangka

Ismail Bolong merinci pemberian uang tersebut diberikan pada bulan September 2021, Oktober 2021 dan pada bulan November 2021 masing-masing sebesar Rp2 miliar.

Selain nama Agus Andrianto, dalam video tersebut Ismail Bolong juga menyebut Kasat Reskrim Bontang AKP Asriadi.

Pada video tersebut Ismail mengaku pernah memberikan uang sebesar Rp200 juta di bulan Agustus yang ia serahkan langsung di ruang kerja Kasat Reskrim Bontang.

Ismail Bolong juga mengaku berbisnis dengan Tan Paulin yang dikenal sebagai Ratu Batubara asal Kaltim.

Baca Juga: Buntut Kasus Suap Tambang Ilegal di Kaltim, Istri dan Anak Ismail Bolong Diperiksa Polri!

Kurang dari dua pekan kemudian, video klarifikasi atas beredarnya rekaman video pertama kembali beredar.

Dalam video kedua, Ismail mengaku bahwa dirinya dalam keadaan dipaksa dan dibawah tekanan Hendra Kurniawan ketika merekam video pertama.

Hingga pada persidangan kasus kematian Brigadir J, terdakwa Ferdy Sambo yang pernah menjabat Kadiv Propam memberikan pernyataan.

“Surat sudah ditanda-tangani, silakan ditanya ke pejabat yang berwenang,” jawab Ferdy Sambo saat itu.

Secara tegas, Kabareskrim Agus Andrianto sebagai pejabat berwenang yang dimaksud Ferdy Sambo membantah tuduhan yang sudah melibatkan dirinya.

"Apalagi sudah diklarifikasi karena dipaksa," ucap Agus kepada wartawan, Kamis, 24 November 2022, dikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Setelah Buka Kartu, Ismail Bolong Jadi Buronan Polri Lantaran Kasus Aliran Dana Tambang Ilegal

Agus Andrianto juga menduga jika beredarnya video Ismail Bolong dan pernyataan Ferdy Sambo tidak lain adalah pengalihan.

"Jangan-jangan mereka yang terima dengan tidak teruskan masalah, lempar batu untuk alihkan isu," katanya.

Namun rasa ingin tahu publik  yang sudah terlanjur terusik memaksa kepolisian Republik Indonesia untuk segera menelisik.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo pun langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pencarian Ismail Bolong.

Baca Juga: Minta Segera Diusut Tuntas, Susno Duadji Sebut Kasus Ismail Bolong Lebih Besar dari Ferdy Sambo

Terkait pencarian tersebut, Polisi melakukan pemeriksaan terhadap anak dalam kapasitas sebagai direktur utama serta istri Ismail Bolong sebagai saksi.

Hal itu dilakukan polisi karena sudah dua kali Ismail Bolong yang kini menghilang, mangkir dari panggilan polisi.***

 
Reporter Karseno AJ
Editor Tedi Rukmana