AYOJAKARTA.COM - Kasus Ismail Bolong sempat menghebohkan publik, hingga membuat Susno Duadji angkat bicara.
Sebagai informasi Susno Duadji adalah mantan Kabareskrim Polri.
Dia menyebut bahwa kasus Ismail Bolong lebih besar daripada kasus Ferdy Sambo.
Seperti diketahui, belakangan ini heboh kasus Ismail Bolong terkait aliran dana tambang ilegal.
Baca Juga: Babak Baru Soal Uang di Rekening Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak Bantah Milik Ferdy Sambo
Dikutip AyoJakarta dari Suara.com pada Minggu (27/11/2022), Susno Duadji menyebut bahwa kasus suap tambang batu bara itu lebih besar daripada kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.
Susno Duadji meminta agar kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur dapat segera diusut oleh pihak kepolisian.
Mengingat kasus tersebut sempat menghebohkan dunia kepolisian.
"Ini lebih besar dari Sambo, segera klarifikasi isu yang sangat menggegerkan kepolisian kita," ujar Susno Duadji.
Baca Juga: JPU Perlihatkan Bukti Senpi dan Amunisi di Persidangan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Apa Saja?
Menurutnya, apabila Ismail Bolong melakukan klarifikasi karena mendapatkan tekanan, maka pihak yang menekan merupakan pelaku.
Kasus Ismail Bolong ini disebut mirip dengan kasus yang melibatkan nama Ferdy Sambo.
Meski begitu, Susno Duadji diketahui belum melihat video pengakuan Ismail Bolong tersebut.
Kasus Ismail Bolong telah menyita perhatian publik.
Hal ini lantaran adanya dugaan penyaluran dana miliaran rupiah untuk penambangan batu bara ilegal.
Baca Juga: Misteri Rp100 Triliun Kurang 1 Rupiah di Rekening Yosua: Ini Penjelasan PPATK, Ternyata oh Ternyata
Video pengakuan Ismail Bolong tersebut cukup menggegerkan publik sejak pertama kali diposting pada 3 November 2022 lalu.
Video itu awalnya diputar dalam sebuah diskusi Indonesia Club berjudul "Konspirasi Geng Tambang di Kepolisian dan Oligarki Tambang".
Beberapa hari pasca pemutaran perdana, video itu akhirnya tersebar luas di jagat maya.
Di mana dalam video itu, Ismail Bolong mengaku telah mengalirkan dana tambang ilegal berjumlah miliaran rupiah ke sejumlah perwira Polri.***

Share this article
Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji meminta kasus Ismail Bolong segera diusut tuntas karena lebih besar dari kasus Ferdy Sambo.