Nasional

Heboh Disebut Menolak Bantuan hingga Relawan Cianjur Mundur, Ini Klarifikasi Ridwan Kamil

Oleh: Zharifah Ardiana Rabu 30 Nov 2022, 18:50 WIB
Viral video Cianjur menolak bantuan.

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini heboh kabar soal warga Cianjur, Jawa Barat menolak bantuan usai terjadinya gempa.

Diketahui, hal ini bermula dari beredarnya video di mana beberapa warga Cianjur yang terkena bencana mendapat bantuan tenda dan merobek atribut tenda yang bertuliskan nama penyumbang dari sebuah gereja.

Bahkan belum surut kehebohan video warga Cianjur yang merobek atribut tenda, sebuah akun Twitter @RyaWiedy mengunggah gambar kabar relawan Cianjur yang mundur.

Baca Juga: Gempa Cianjur Mendapat Perhatian Dari Song Joong-ki Hingga Ajak Doa Bersama

Relawan penyelamat dan tenaga kesehatan yang melabeli diri mereka dari RAID disebutkan mundur dari Cianjur karena banyaknya pungutan liar (pungli) di beberapa titik jalan, di mana jalan itu dilalui unit armada dan tindakan intoleran terhadap beberapa relawan dengan dalih agama. Hal ini membuat postingan tersebut menembus 44 ribu like di Twitter.

Tidak ingin berlarut-larut, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil ikut buka suara melalui Twitter resminya.

Video tindak intoleran berupa perobekan atribut tenda yang bertuliskan nama penyumbang dari sebuah gereja, diunggah ulang akun Twitter Ridwan Kamil yang menyayangkan bentuk tindak intoleransi terjadi, ditengah pemulihan pasca gempa bumi di Cianjur.

Baca Juga: Relawan Gempa Bumi Cianjur Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan, Warganet: Lebih Baik Pulang!

“Bencana ini datang tidak pilih-pilih & mendampaki semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini," terang Ridwan Kamil dalam cuitan nya, dilihat AyoJakarta.com pada Rabu, 30 November 2022.

“Yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya," tambah pria yang disapa Kang Emil itu.

Kemudian Ridwan Kamil juga memberikan penjelasan kepada semua pihak untuk menahan diri terkait pemasangan baliho, spanduk, ataupun logo adalah bentuk pelaporan dan tanggung jawab atas semua yang telah didonasikan.

Baca Juga: Info Terbaru Gempa Bumi Cianjur, BNPB Catat Jumlah Korban Meninggal yang Berhasil Ditemukan Hingga Hari Ini

"Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan," terang Ridwan Kamil.

Melalui penutup utas Twitter-nya, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa ia meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti oknum-oknum agar tidak terjadi di kemudian hari.***

Reporter Zharifah Ardiana
Editor Tedi Rukmana