AYOJAKARTA.COM -- Persidangan pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih terus belanjut, kini digelar persidangan kembali pada Senin, 21 November 2022 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar persidangan dalam agenda pemeriksaan saksi pada sidang terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Terdapat momen menarik bisik-bisik antara Richard Eliezer dengan penasehat hukumnya, Ronny Talapessy, pada saat Ridwan Soplanit memberikan kesaksian di hadapan Majelis hakim.
Baca Juga: Pendukung Richard Eliezer Kembali Datangi PN Jaksel untuk Beri Support Saat Persidangan
Richard Eliezer tersorot kamera saat mencoba berdiskusi dengan bisik-bisik kepada Penasehat Hukumnya Ronny Talapessy, pada saat mendengarkan keterangan dari saksi di ruang persidangan PN Jakarta Selatan.
Saat itu Ridwan Soplanit memberikan kesaksian bahwa dirinya datang pertama kali ke TKP melihat jenazah Yosua dalam posisi tertelungkup
"Betul yang mulia, ini yang saya lihat pertama kali. Ada darah disekitar dia," ujar Ridwan, seperti dilihat dari tayang YouTube KOMPASTV, Senin, 21 November 2022.
Baca Juga: Muncul Dukungan Untuk Bharada Richard Eliezer agar Diterapkan Pasal 51 Ayat 1 KHUP, Ini Isinya
Kemudian hakim bertanya, apa yang ada dibenak Ridwan Soplanit pada saat melihat kondisi Yosua yang sudah tidak bernyawa dalam keadaan tersebut.
Mengingat sebelumnya Ridwan Soplanit, pada saat itu merupakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan.
"Jadi pada saat dia (Ferdy Sambo) menyampaikan yang seperti tadi kronologis berdasarkan informasi dari dia, kemudian saya sambil menganalisa bahwa rentetannya seperti apa itu dalam pikiran saya," ujar Ridwan.
Menurut keterangan dari saksi Ridwan, Ferdy Sambo menunjuk Richard Eliezer lah yang menembak Brigadir Yosua dari arah tangga.
Baca Juga: Strategi Ronny Talapessy: Optimis Richard Eliezer Tak Akan Terjerat Pasal 340 dan 338 KUHP
"Yang duluan menyampaikan itu pak FS, nah itu Richard yang tembak-menembak. Ya dia itu yang berdiri diatas tangga," ujarnya.
Setelah mendengar cerita kronologi menurut Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit kemudian menanyakan kepada Richard Eliezer soal penembakan itu.
"Kemudian saya tanyakan sama dia (Richard Eliezer) 'betul kamu yang tadi tembak-menembak dari atas tangga itu?." ujar Ridwan
Lantas Richard menjawab dengan singkat dan mantab pertanyaan tersebut.
"Siap Komandan (kata Richard). Cukup dia menyampaikan itu lalu saya meninggalkan dia, karena saya harus langsung menghubungi Tim olah TKP dan melaporkan ke Pimpinan," Kata Ridwan.***