AYOJAKARTA.COM--Perdebatan antara Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak dengan Febri Diansyah kuasa hukum Ferdy Sambo mencuri perhatian publik.
Tudingan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J membuat Martin Lukas Simanjuntak curiga adanya playing victim yang dilakukan oleh Putri Candrawathi.
Kecurigaan adanya playing victim Putri Candrawathi didasari karena tidak adanya bukti yang kuat terkait tudingan pelecehan seksual tersebut.
Baca Juga: Sederet Pernyataan Saksi Ferdy Sambo yang Tuai Kontroversi, Warganet : Sudah Dibunuh, Difitnah Terus
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Jum’at (11/11/22), membagikan video perdebatan antara keduanya.
Pertama Martin Lukas Simanjuntak menegaskan bahwa jika ingin mengatakan suatu fakta, maka harus didasari dengan adanya bukti pendukung.
“Saya hanya mau menegaskan jadi gini lho yah, kalo kita berbicara fakta itu harus didukung dengan bukti , bukti-bukti yang rekan ini maksudkan kan belum disajikan di persidangan,” ungkap Martin.
Bukti kekerasan seksual yang ditudingkan pada Yosua pun belum disajikan di persidangan.
“rekan Saya mendalilkan dari tanggal 4 katanya ada kekerasan seksual dengan ada upaya secara paksa membopong dan patah, dan katanya kekerasan seksual itu terjadi padahal tanggal 5 nya masih pergi jalan-jalan ke Mall, nah itu kan akhirnya patah,” ujar Martin.
“Lalu ditanggal 7 Juli katanya ada tanganlah segala macem coba lihat dari landscape nya. mungkin nggak Susi dari bawah melihat ada tangan? nggak bisa kita itu tangganya letter L,” tambahnya.
Kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua juga mencurigai adanya playing victim oleh Putri Candrawathi karena menuding hal tak senonoh pada Nofriansyah Yosua Hutabarat.
“Sesuai dengan Pasal 1 angka 24 undang-undang nomor 12 tahun 2002 belum tentu korbannya itu perempuan bisa jadi korbannya laki-laki. dalam teori kasus ini Saya juga curiga bu Putri itu sedang bermain Playing Victim padahal sebenarnya dialah pelakunya,” ujarnya.
Mendengar tuduhan hal tersebut membuat Febri Diansyah menantang Martin untuk membuktikan pernyataannya.
Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Pergoki Brigadir J Banting Pintu dan Lihat Putri Candrawathi Tergeletak
“Saya tantang anda untuk menjelaskan bukti yang terakhir anda sampaikan bahwa dugaan kekerasan seksual itu justru terjadi sebaliknya, bukan hanya asumsi dan imajinasi saja, anda punya bukti apa,” ujar Febri Diansyah.
Diminta untuk membuktikan statement nya, kuasa hukum keluarga Yosua pun heran, kenapa harus dia yang membuktikan.
Baca Juga: Kompak! Kuat Ma'ruf dan Susi Ngaku Tak Pernah Lihat Tindakan Pelecehan Terhadap Putri Candrawathi
“Kok jadi Saya yang disuruh beban pembuktian yah, kan anda yang mendalilkan kekerasan seksual , anda yang mengatakan argumen dari premis anda,” ujar Martin.
Kuasa hukum Ferdy Sambo pun kembali berdalih bahwa Martin tidak mempunyai bukti untuk diperlihatkan.
“Artinya anda tidak punya bukti apapun untuk mendukung bahwa yang terjadi adalah dugaan kekerasan seksual dari bu Putri ke Yosua,” ungkap Febri.***