AYOJAKARTA.COM — Kasus pembunuhan berencana Brigadir J selalu menyita perhatian publik.
Banyak fakta yang terbuka mengenai korban dan juga para terdakwa khususnya Ferdy Sambo.
Salah satu hal yang mencuri perhatian publik adalah loyalitas orang-orang yang berada di sekitar Ferdy Sambo.
Baca Juga: Antar DVR CCTV Ke Chuck Putranto, Aryanto Dibayar Ferdy Sambo?
Pada persidangan yang sudah berlangsung beberapa pekan ini dapat terlihat pengaruh Ferdy Sambo yang begitu kuat.
Beberapa orang bahkan telah dijadikan terdakwa dalam perkara Obstruction of Justice atau penghalangan keadilan.
Sidang hari ini, Kamis, 10 November 2022, berjalan dengan agenda mendengarkan saksi Ariyanto yang merupakan Petugas Harian Lepas Divisi Propam Polri.
Baca Juga: Brigadir J Disebut Memiliki Kepribadian Ganda, Hakim Setuju dengan Permintaan Kuasa Hukum Sambo?
Pada kesaksiannya hari ini, Arianto ditanya oleh salah satu pengacara mengenai sikap terdakwa Ferdy Sambo terhadap anak buahnya.
"Pernah nggak saksi melihat Pak FS memerintahkan anak buahnya tapi tidak dilaksankan?," tanya Pengacara.
"Belum pernah tahu," jawab Arianto.
Begitupun pada saat sidang lanjutan dengan saksi Romer.
Jaksa Penuntut Umum sempat menanyakan kepada Romer mengenai pernyataannya yang berbeda-beda.
"Apa yang membuat keterangan saudara berubah- ubah?" tanya JPU.
Kemudian Romer menjawab bahwa dirinya takut dengan terdakwa Ferdy Sambo hal ini dikarenakan sudah ada korban yang meninggal.
Pengaruh kuat terdakwa Ferdy Sambo juga diungkapkan oleh saksi dari penyidik Polsek Jakarta Selatan AKP Rifaizal Samual.
Dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, Sambo sempat melontarkan kalimat perintah yang akhirnya menciutkan nyali AKP Rifaizal Samual.
Baca Juga: Cium Persekongkolan Antar ART Ferdy Sambo, Hakim : Besok Kita Lihat Masih Bohong Atau Nggak!
Pada saat kejadian dirinya datang lokasi dan sempat mencecar Bharada E dengan beberapa pertanyaan.
Kemudian Ferdy Sambo menghampirinya dan memerintahkan dirinya untuk tidak bertanya terlalu keras keoada Bharada E.
“Kamu jangan kencang-kencang nanya ke Richard,” perintah Ferdy Sambo kepada Samual.
Selain itu para ART Ferdy sambo yaitu pada beberapa sidang sebelumnya terdapat keterangan dari ART Ferdy Sambo yaitu Susi dan Kodir.
Kedua saksi tersebut sering dianggap berbohong oleh hakim dan sering menjawab dengan kalimat tidak tahu.
Kedua ART itu pun juga sering memberikan kesaksian yang menunjukan keberpihakannya kepada terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.***