AYOJAKARTA.COM--Posisi dan peran Kuat Maruf masih menjadi tanda tanya besar bagi sebagian orang.
Khususnya setelah diketahui bahwa dirinya memiliki pengaruh yang cukup besar dalam kediaman Ferdy Sambo.
Melalui sidang yang digelar pada penyelesaian kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, Susi dipanggil untuk memberikan kesaksian pada sidang Bharada E.
Dalam persidangan tersebut, Majelis Hakim berusaha untuk bertanya kepada Susi, ART Ferdy Sambo mengenai posisi ataupun pekerjaan yang dilakukan oleh Om Kuat di kediaman Sambo atau PC.
Hakim bertanya kepada Susi mengenai siapa sebenarnya Kuat Maruf di kediaman Ferdy Sambo, karena selama ini posisinya masih menjadi pertanyaan.
Baca Juga: Susi Terjebak Kebohongannya Sendiri di Sidang Bharada E, Hakim Beri Teguran
Kuat Maruf disebut-sebut sebabai salah satu orang yang memiliki pengaruh sangat besar, bahkan ia bisa menghalangi seorang ajudan yang ingin menemui atasannya.
Hal ini diketahui ketika Putri Candrawathi disebut telah terjatuh di depan kamar mandi, anehnya Kuat Maruf melarang Brigadir J untuk ikut menolong dan membawa PC ke kamarnya.
Tak hanya itu saja, diketahui juga bahwa Kuat menjadi orang yang mempengaruhi PC untuk memberikan laporan kepada Ferdy Sambo atas Brigadir J, hingga membuat Sambo juga ikut terpengaruh.
Dari situlah kemudian banyak orang yang bertanya-tanya, sebenarnya siapa sosok Kuat Maruf tersebut yang diduga memiliki kekuatan cukup besar di kediaman Ferdy Sambo.
Sementara itu, dalam sebuah acara di Metro TV, Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan apa yang telah ia ketahui perihal sosok Kuat Maruf yang dinilai memiliki pengaruh cukup kuat.
Kamaruddin mengatakan bahwa Kuat Maruf merupakan orang yang paling senior di kediaman Sambo, karena telah bekerja bersama majikannya selama sepuluh tahun lamanya.
Baca Juga: 'Spesialis CCTV' Sambo, JPU Tanggapi Eksepsi Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto Hari Ini
“Jadi, berdasarkan investigasi saya, Kuat ini adalah orang yang paling senior di situ. Dia sudah bekerja kurang lebih sepuluh tahun di rumah Ferdy Sambo,” ucap Kamaruddin.
“Bahkan, sebelum rumah di Saguling dibangun, dia sudah ada di sana. Posisinya sebagai supir daripada Putri Candrawathi,” tambahnya.
Baca Juga: Suami Susi ART Ferdy Sambo, Buka Suara Minta Istrinya Berkata Jujur dan Tidak Memihak Siapapun
Kamaruddin Simanjuntak kemudian menjelaskan bahwa diantara para ajudan dan sopir, seringkali terjadi kecemburuan menyangkut kepercayaan dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Disebutkan bahwa sebelumnya, Matius menjadi salah satu sosok yang paling dipercaya oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Bukanlah Brigadir J atau Daden.
“Jadi diantara para sopir dan ajudan ini ada juga saling cemburuan karena menyangkut kepercayaan dari majikan. Misalnya dulu di kalangan ajudan yang paling dipercaya itu orang papua yang berewokan, namanya Matius,” tutur Kamaruddin.
“Itu sudah diinvestigasi semua. Apartemennya tinggalnya di mana, investigasi keluarganya di mana juga sudah,” tambahnya.
Kemudian Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan bahwa Matius melakukan kesalahan yang membuat PC dan FS tidak lagi menaruh kepercayaan kepadanya.
Baca Juga: RR Bungkam Meski Tahu Ferdy Sambo Akan Tembak Brigadir J, Ternyata Simpan Kekhawatiran Ini!
Di sisi lain, Brigadir J dan Daden menjadi sosok ajudan yang dipercaya oleh Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.
“Karena Matius melakukan kesalahan di mata mereka, akhirnya kepercayaan itu dipindah kepada Yosua dan Daden. Daden ini adalah anak kesayangan emas dari Ferdy Sambo, sedangkan Joshua ini sebenarnya sempat disayang oleh Ibu Putri,” jelas Kamaruddin.
“Jadi Daden untuk Ferdy Sambo, sedangkan Brigadir J ini kesayangan dari Putri Candrawathi,” tambahnya.
Baca Juga: Bripka RR Bantah Blokir Nomor HP Adik Brigadir J, Begini Pengakuannya
Dari situlah kemudian Putri Candrawathi semakin dekat dengan Brigadir J, membuat Kuat Maruf menaruh kecemburuan.
Dari kecemburuan itu kemudian Kuat Maruf mulai mempengaruhi pola pikir dari Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Hingga membuat mereka menaruh benci kepada Brigadir J.
“Kemudian Kuat ini juga yang mempengaruhi pola pikir dari Putri Candrawathi, mendorong Putri Candrawathi untuk melaporkan hal tersebut kepada suaminya yaitu Ferdy Sambo. Ferdy Sambo terpengaruh, ada juga kemungkinan karena dia orang lama di sana,” jelas Kamaruddin Simanjuntak.
“Informasi yang saya gali, orang ini, peran Kuat ini memang sangat kuat seperti namanya ya,” pungkasnya.
Hingga saat ini, sosok Kuat Maruf masih menjadi pertanyaan besar baik di pihak keluarga Brigadir J ataupun para warganet.
Tak hanya itu saja, bahkan hakim yang mengadili kasus pembunuhan terhadap Brigadir J pun masih penasaran dengan sosok Om Kuat dan berulang kali bertanya kepada saksi, khususnya Susi sebagai ART Sambo.