TEBET, AYOJAKARTA.COM – UNICEF dan Lembaga Data Nielsen melakukan sebuah survei terbarunya. Survei tersebut menilai tentang masyarakat Indonesia dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.
Namun, dalam hasil surveinya, ditemukan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia belum disiplin protokol kesehatan. Survei tersebut melibatkan dua ribu responden di wilayah Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.
AYO BACA : Tidak Ada Ampun Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di DKI Jakarta
Sekitar sepertiga atau 32% masyarakat sudah mempraktikkan 3 perilaku kunci protokol kesehatan, yaitu memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Namun kebanyakan belum mempraktikkan ketiganya.
Sekitar 23,2% mempraktikan hanya satu perilaku saja, sedangkan sekitar 9% tidak mempraktekkan satupun. Konsultan UNICEF Indonesia, Risang Rimbatmaja, mengatakan hanya 31% dari total responden survei yang melakukan ketiganya.
AYO BACA : BPTJ Soroti Masih Banyak Masyarakat Sepelekan Protokol Kesehatan di Transportasi Umum
“Jadi memang keliatan ini parsial. Kebanyakan warga yang dilakukan di 6 kota ini. Kalau kita bicara 3 perilaku sekaligus, persentasenya paling besar di Semarang yaitu 39% dan yang kecil itu di Bandung dan Medan sekitar 17%,” jelas dia dalam diskusinya bersama FMB9ID_IKP, Rabu (4/11/2020).
UNICEF Communications Development Specialist, Rizky Ika Syafitri, menuturkan persentase paling rendah adalah mengenai jaga jarak. Dia membeberkan, masyarakat yang sudah melakukan protokol jaga jarak hanya 47-48% saja.
“Cuci tangan dan pakai masker yang cenderung tinggi yaitu sekitar 70%,” ungkapnya.
AYO BACA : Senin, Pemkot Jakpus Laksanakan Operasi Kepatuhan Protokol Kesehatan