TEBET, AYOJAKARTA.COM – Bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) pekerja senilai Rp1,2 juta saat ini sudah sampai pada tahap keempat. Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), penerima subsidi upah pada tahun ini ditargetkan sebanyak 15,7 juta orang pekerja.
Kemnaker dan BPJamsostek sebagai mitra penyalur data harus mengecek data dan rekening sebanyak jumlah penerima. Hal ini, tak dapat dipungkiri akan memakan waktu karena verifikasi harus dilakukan satu per satu agar meminimalisir kesalahan dan subsidi upah bisa tepat sasaran.
Terkait penyaluran, Kemnaker mempercayakan sepenuhnya kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Keempat bank ini yang juga akan mencairkan uang BSU atau BLT ke rekening bank penerima maupun rekening bank BCA dan swasta.
Namun, dalam prosesnya terdapat sejumlah kendala atau masalah dalam penyaluran subsidi upah. Untuk, itu Kemnaker meminta agar calon penerima subsidi upah ini kembali mengecek rekening yang didaftarkan. Sebab, masih ditemukan 5 masalah terkait rekening calon penerima.
Berdasarkan unggahan akun Instagram @kemnaker, 5 kendala ini yang sebabkan BSU atau BLT Rp1,2 juta tak bisa segera dicairkan :
“Cek Rekeningmu Yuk Rekanaker! Karena masih ditemukan berbagai kendala dalam penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah”
1. Rekening tidak sesuai nomor induk kependudukan (NIK)
2. Rekening yang sudah tidak aktif
3. Rekening Pasif
4. Rekening yang tidak terdaftar
5. Rekening telah dibekukan oleh bank
Oleh sebab itu, untuk mengatasi kendala belum cairnya uang BSU atau BLT ke rekening masing-masing calon penerima, kalian diminta memastikan rekening yang didaftarkan. Pasalnya, kendala ini juga menjadi salah satu masalah yang menyebabkan subsidi upah untuk para pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tak kunjung cair.
AYO BACA : JADWAL PENCAIRAN BLT TAHAP 4: Subsidi Upah Cair Selasa Besok? Berikut Penjelasannya