CIREBON, AYOJAKARTA.COM -- Virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19 diklaim tak pengaruhi penjualan hewan kurban tahun ini di Kota Cirebon.
Salah seorang pedagang hewan kurban di Blok Kedungwungu, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Sambudi (56), mengungkapkan, pandemi Covid-19 tak turut mengancam kelangsungan jual beli hewan kurban.
"Enggak ada pengaruh (Covid-19), tetap banyak yang cari hewan kurban," ungkapnya kepada Ayocirebon.com.
Sambudi menyediakan 2 jenis kurban berupa kambing dan sapi sejak bulan Ramadan lalu. Sampai sekitar 2 pekan menjelang Iduladha pada 31 Juli, sedikitnya 200 ekor kambing dan 4 ekor sapi telah terjual.
AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Tips Membeli Hewan Kurban Secara Online Di Tengah Pandemi Covid-19
Tahun lalu, dirinya berhasil menjual total 425 ekor kambing dan 14 ekor sapi. Dia meyakini, sampai hari H yang dikenal pula dengan sebutan Hari Raya Kurban nanti, angka penjualannya masih akan meningkat.
"Optimistis masih naik (angka penjualan), sampai sekarang aja masih banyak yang nyari hewan kurban," kata pria yang mewarisi usaha penjualan hewan kurban dari sang ayah.
Sambudi mengambil hewan kurban dari peternak di Ciamis. Selama periode tertentu, hewan-hewan ternak itu dikirimkan dan dirawat Sambudi untuk ditawarkan pada pembeli di Cirebon.
Setiap hari, dirinya harus memastikan kesehatan hewan-hewan kurban tersebut. Pakan pun tak lupa diberikan setiap hari berupa rumput-rumput segar.
AYO BACA : HARI RAYA IDUL ADHA: Penjual Hewan Kurban Harus Punya SIKM
"Saya sendiri enggak sedia sapi banyak-banyak karena butuh modal sampai miliaran rupiah untuk beli sapi sih. Saya enggak kuat (modal untuk sapi)," ucapnya.
Dia menyebutkan, harga sapi termurah kini dibanderol Rp21 juta dengan berat sekitar 170 kg. Sementara harga kambing paling murah dibanderol sekitar Rp2 juta dengan berat sekitar 7,5 kg.
Di tempat usahanya, dia pun menerima pemotongan dan pengemasan hewan kurban. Tak sedikit pembeli yang memilih meminta jasanya untuk memotong dan mengemas hewan kurban di tempat.
Biasanya, para pembeli yang meminta jasanya itu berniat membagikan sendiri hewan kurban yang dibelinya. Untuk pemotongan dan pengemasan itu, dirinya memberlakukan biaya tambahan.
"Ada juga yang beli hewan kurban di sini lalu minta dipotong dan dibungkusin langsung, enggak dititipin lagi ke masjid. Jadi, pas diambil udah siap dibagikan kepada yang butuh," terangnya.
Selain hewan kurban, hewan yang ada di sana pun ditawarkannya untuk kebutuhan lain, seperti untuk akikah, yakni pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, mengenai bayi yang dilahirkan.(Erika Lia)
AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Muhammadiyah Tetap Sarankan Shalat Id Di Rumah