Nasional

Tangani Covid-19, Pemprov Jateng Wacanakan Rekrut Relawan Medis

Oleh: Admin Kamis 23 Apr 2020, 19:13 WIB
[Ilustrasi] Petugas medis membawa pasien saat simulasi ke Ruang Isolasi Khusus Kemuning Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (6/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang menggodok rencana pelibatan dokter dan mahasiswa kedokteran untuk menjadi relawan Covid-19.

Mereka akan ditugaskan di daerah untuk memantau warga yang tengah diisolasi karena cirus corona.  Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, dr Yulianto Prabowo Kamis (23/4/2020).

AYO BACA : Tenaga Medis Jakarta Kekurangan Masker N95, APD Lainnya Masih Aman

Menurutnya, rencana itu sudah dibicarakan antara Pemprov Jateng, Ikatan Dokter Indonesia  (IDI) dan direktur Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Rektor Undip Semarang. 

“Intinya kita akan merekrut relawan dari tenaga medis utamanya, baik dokter atau dokter muda atau sarjana kedokteran. Mereka akan ditugaskan pada wilayah maupun rumah sakit sesuai dengan kompetensi masing-masing,” ujarnya.

AYO BACA : Curhat Perawat RSCM Harus Jauh dari Anak Balitanya Demi Rawat Pasien Corona

Adapun, tugas mereka yang diterjunkan ke wilayah adalah memantau orang yang tengah dikarantina atau isolasi, karena Covid-19. Relawan, akan berada dibawah supervisi kepala puskesmas masing-masing. 

Selain itu, Yulianto juga diberi tugas untuk mempersiapkan rumah sakit khusus Covid-19. Satu diantaranya, adalah RSND yang berada di Kecamatan Tembalang. Rumah sakit yang masih berada satu kompleks dengan Universitas Diponegoro itu, memiliki peluang besar untuk menjadi rumah sakit khusus.

“Selain tempatnya yang jauh dari keramaian, jumlah rawat inap pun masih sedikit sekitar 26 persen.  Akan disusun langkah-langkahnya besok,” tandasnya. (Afri Rismoko)

AYO BACA : Tak Dapat Data dari Pemerintah, IDI Catat Sendiri Tenaga Kesehatan yang Terpapar Covid-19

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono