Nasional

Tjipta Lesmana: Swasembada Beras Bukti Kerja Amran untuk Hari Tani Nasional 2019

Oleh: Admin Rabu 02 Okt 2019, 11:30 WIB
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, bersama Kepala Bulog, Budi Waseso/RMOL

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, dianggap sudah membuktikan kinerja positifnya yang berkontribusi pada perekonomian nasional.

Tak hanya di peringatan Hari Tani Nasional tahun ini, Amran Sulaiman juga kerap memberikan hadiah terbaik untuk setiap peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada tanggal 24 September.

"Misalnya, di antaranya yang membanggakan, Amran Sulaiman ingin sisi kesejahteraan dan penghasilan petani naik, terlihat dari NTP dan NTUP setiap tahunnya," ujar pengamat kebijakan publik, Tjipta Lesmana, beberapa waktu lalu.

Hal lain dan amat penting, lanjut Tjipta, tersedianya kebutuhan beras nasional sebagai kebutuhan konsumsi pokok masyarakat Indonesia.

"Kerja keras Amran untuk menggenjot produksi padi nasional supaya di Indonesia tidak ada lagi impor beras," ucap ahli komunikasi politik itu.

Menurut Tjipta, apa yang dilakukan Amran Sulaiman selama ini terhadap produksi padi nasional merupakan kerja nyata mewujudkan Indonesia swasembada beras.

Tjipta menjelaskan, di era sebelum Amran Sulaiman menjabat Mentan, Indonesia terkenal sebagai negara yang gemar mengimpor beras. Namun sejak awal Amran Sulaiman memimpin, reputasi buruk itu berubah.

"Bahkan saat masa paceklik saja produksi beras kita tetap tinggi. Amran juga berani waktu itu mengatakan tidak perlu impor beras sebab panen raya masih berlangsung," ungkap Tjipta.

Sebagai catatan tambahan, di tahun 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Indonesia mengalami surplus beras sebanyak 2,85 juta ton. Saat itu, stok beras nasional terhitung berjumlah 28,47 juta ton.

Baru-baru ini, saat menghadiri peringatan Hari Tani Nasional 2019 di Pemalang, Jawa Tengah, Amran Sulaiman menuturkan bahwa Perum Bulog masih menyimpan cadangan beras nasional sebesar 2,5 juta ton.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom