program pangan murah
Dinas KPKP Gandeng Dua BUMD dalam Penyediaan dan Distribusi Pangan Murah Bersubsidi
Setelah PKS ini ditandatangani maka PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Dharma Jaya harus mampu menjamin ketersediaan stok dan mutu pangan bersubsidi
Pemprov DKI dan Kementan Gelar Pasar Murah, Cek Lokasinya
Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta bersama Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, hari ini menggelar pangan murah di lima wilayah kota di DKI Jakarta. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, ajang pangan murah merupakan salah satu upaya mewujudkan terpenuhinya kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau dan bermutu. "Harga jual pada pangan murah ini tentu di bawah harga pasaran. Ini karena pangan yang dijual dipasok langsung dari gabungan kelompok tani (Gapoktan)," ujar Darjamuni, Senin (23/12/2019). Dikatakan Darjamuni, pangan murah yang dijual antara lain, beras seharga Rp 8.800 per kilogram, daging sapi Rp 75 ribu per kelogram, daging ayam Rp 30 ribu per kilogram, telur ayam Rp 23 ribu per kilogram, bawang merah Rp 30 ribu per kilogram, bawang putih Rp 22 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 10 ribu per liter, cabai merah keriting Rp 30 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp 32 ribu per kilogram dan gula pasir Rp 12 ribu per kilogram.
Tak Ada Kenaikan Harga Pangan di Pasar Palmeriam dan Pasar Pramuka
Sebanyak 40 petugas gabungan melakukan pengawasan produk pangan di Pasar Palmeriam dan Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan yang dipimpin oleh Camat Matraman, Ardiansyah tersebut diikuti oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur kelurahan, kecamatan, Sudin KPKP, Sudin Kesehatan, Sudin KUKMP, Satpol PP, Puskesmas Kecamatan, Pasar Jaya dan TNI/Polri. Ardiansyah menjelaskan, dalam kegiatan ini para petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap sampel produk pertanian, perikanan dan peternakan yang diambil dari sejumlah kios yang ada di kedua pasar itu.
Pemprov Kembangkan Toko Tani Indonesia untuk Jamin Ketersediaan Pangan
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta mengembangkan Toko Tani Indonesia (TTI) dan Toko Tani Indonesia Center (TTIC). TTI dan TTIC menjual berbagai komoditas pangan yang bersaing dan terjangkau dibanding harga pasar karena langsung disuplai dari petani produsen. Berbagai komoditas yang saat ini dijual di TTI dan TTIC seperti, beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging sapi, daging ayam, bawang putih, bawang merah, cabai, kentang, daging kerbau, dan lain-lain.
Pembelian Pangan Subsidi di DKI Diprediksi Meningkat 25 Persen
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memprediksi pembelian pangan bersubsidi jelang Natal dan Tahun Baru meningkat hingga 25 persen. Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, peningkatan permintaan yang paling tinggi diperkirakan untuk komoditas beras, telur ayam, dan daging. "Prediksi kenaikan permintaan tersebut sudah kami koordinasikan dengan BUMD di klaster pangan," ujarnya, Senin (16/12/2019).
Pemprov Siapkan Sistem Informasi Ketahanan Pangan
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta tengah membangun Sistem Informasi Ketahanan Pangan (SIKP). Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, pembuatan SIKP tersebut dilakukan sebagai wadah atau saluran informasi pangan yang dapat diakses oleh masyarakat, pelaku usaha dan pihak terkait lainnya. "Pembuatan Sistem Informasi Ketahanan Pangan (SIKP) ini untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan konsumsi pangan bagi warga dengan sistem yang terintegrasi," ujarnya, Jumat (13/12/2019).
Keamanan Produk Pangan di Jakarta Terus Mengalami Peningkatan
Untuk menjamin keamanan pangan, pengawasan secara intensif dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP). Setiap tahun lebih dari 45 ribu sampel pangan produk pertanian, peternakan maupun perikanan dilakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui produk tersebut aman dari bahan berbahaya.
Komoditas Cabai Sumbang Deflasi 1,47 Persen di Jakarta Selama September
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat, komoditas cabai menjadi salah satu penyumbang deflasi dari bahan pangan di Jakarta selama September 2019. ''Dari tujuh kelompok pengeluaran, (cabai) kelompok bahan makanan penyumbang deflasi tertinggi sebesar 1,47 persen,'' kata Kepala BPS DKI Jakarta Buyung Airlangga, Jumat (4/10/2019).
Tjipta Lesmana: Swasembada Beras Bukti Kerja Amran untuk Hari Tani Nasional 2019
Kerja keras Amran untuk menggenjot produksi padi nasional supaya di Indonesia tidak ada lagi impor beras.
Petugas: Warga Senang, Program Pangan Bersubsidi di Era Anies Ditambah Susu
Endang berharap program ini dipertahankan berkaca dari antusiasme warga Jakarta yang rela mengantre dari pagi.