AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan “Jakarta Festive Wonders 2025”, sebuah agenda tahunan yang dirancang untuk mendorong geliat perekonomian ibu kota menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Acara ini diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Senayan City, Jakarta Selatan, dan berlangsung pada 13 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa Jakarta Festive Wonders bukan hanya seremonial perayaan akhir tahun, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat konsumsi masyarakat serta menjaga stabilitas inflasi.
Ia menargetkan tingkat inflasi Jakarta tetap terjaga pada kisaran 2,6–2,7 persen, masih sesuai rentang target nasional sebesar 2,5 persen plus minus 1. Ajang ini melibatkan 300 hotel dan 101 pusat perbelanjaan di seluruh Jakarta.
Para peserta berkompetisi dalam kategori digitalisasi transaksi serta dekorasi kreatif yang diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
Pramono menegaskan bahwa efek pengganda dari meningkatnya arus pengunjung akan memperkuat aktivitas perdagangan dan perhotelan.
Pemerintah juga menyiapkan skema insentif bagi peserta yang mengikuti dan memenangkan lomba. Bentuk dukungan lainnya adalah pemberian keringanan pajak reklame berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 870 Tahun 2025.
Baca Juga: Tersangka Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa dan Guru SDN 01 Kalibaru Dites Urine, Begini Hasilnya
Kebijakan tersebut memungkinkan penayangan reklame terkait kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) tanpa pungutan pajak selama periode penyelenggaraan acara.
Insentif reklame diberikan mulai 13 hingga 30 Desember 2025 untuk seluruh materi promosi indoor, dan tengah dibahas perluasan ke ruang outdoor.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, Suharini Eliawati, menyampaikan bahwa insentif ini diharapkan memacu kreativitas peserta sekaligus mengoptimalkan eksposur kegiatan. Dengan promosi yang lebih luas, pusat perbelanjaan dan hotel di Jakarta diharapkan semakin kompetitif dan inovatif.
Jakarta Festive Wonders 2025 terselenggara melalui kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Bank Indonesia DKI Jakarta, OJK Jabodebek, PHRI, APPBI, HIPPINDO, Jakarta Hotel Association, dan APRINDO.
Baca Juga: Kunjungi Tamiah Aceh, Prabowo Janji Gerak Cepat Pemulihan dan Bantuan
Keterlibatan banyak pemangku kepentingan menunjukkan bahwa sektor perdagangan, perhotelan, dan layanan publik sedang bergerak secara serempak untuk memperkuat ekonomi Jakarta.
Dengan rangkaian kegiatan yang terstruktur dan dukungan kebijakan fiskal yang kuat, Jakarta Festive Wonders 2025 diprediksi menjadi salah satu penggerak utama peningkatan konsumsi masyarakat pada akhir tahun.
Pemerintah berharap momentum ini mampu membawa lebih banyak pengunjung ke Jakarta, meramaikan pusat perbelanjaan, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.***