SEMARANG, AYOJAKARTA.COM – Sekitar 50 peserta yang merupakan pemilik atau pengelola akun media sosial atau mediagram (homeless media) dari berbagai lokasi di Semarang Raya, akan mengikuti Indonesia Social Media Network (ISMN) Meet Up 2026 pada Selasa 13 Januari 2026.
Acara yang diinisiasi AyoSemarang.com bekerjasama dengan Bank Indonesia akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Up Peak Hotel Semarang, Jalan Ahmad Yani No.173, Kota Semarang.
ISMN Meetup Semarang 2026 mengusung tema “Kolaborasi, Literasi Finansial, dan Membangun Kreativitas Media Digital”. Kegiatan ini disiapkan sebagai ruang temu para pengelola media sosial lokal, kreator digital, serta pelaku ekosistem media baru. Melalui forum ini, ISMN mendorong penguatan jejaring, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas pelaku media digital lokal.
Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Ada Asep Saefullah sebagai CEO Ekuatorial.com; Abdul Arif Founder Babaddot.id; Sinta Pramucitra Dosen Universitas Semarang sekaligus Co-Founder Think PR; A Dadan Muhanda General Manager Business & Development Ayo Media Network; dan perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.
Diskusi yang dihadirkan diharapkan mampu membuka wawasan peserta dalam mengelola media digital secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
CEO Ayo Semarang Ruddy Sukarno, menjelaskan bahwa ISMN merupakan jaringan kolaboratif yang menghimpun pengelola media sosial lloka atau new media digital dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui forum tatap muka ini, ISMN membuka ruang pertukaran gagasan sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku media digital lokal.
“Kami ingin memperkuat jejaring antar pengelola media sosial lokal agar menjadi penyalur informasi positif baik dari arus bawah atau sebaliknya. Kami berharap, media sosial menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan kegiatan berdampak positif di daerahnya masing-masing,” ujar Ruddy.
Menurutnya, ISMN Meet Up tidak hanya berfungsi sebagai forum berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi langkah konkret membangun sinergi antara komunitas digital, pemerintah, pelaku usaha, institusi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Dengan semangat Kolaborasi untuk Kemajuan Digital, ISMN berharap media sosial dapat diposisikan sebagai alat pemberdayaan dan penggerak ekonomi kreatif, bukan sekadar sarana hiburan. Kegiatan di Semarang ini juga menjadi pembuka untuk pelaksanaan ISMN Meet Up di kota-kota besar lainnya di Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi komunitas media lokal di kota lain untuk terus tumbuh dan berkolaborasi. Sebelumnya kegiatan tersebut sukses digelar di Bandung yang diikuti antusias oleh para pemilik akun media sosial di Bandung raya. Setelah Semarang, tanggal 15 Januari akan digelar acara serupa di Yogyakarta,” beber dia.
ISMN Meet Up Semarang 2026 mendapat dukungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), BNI, Toyota, Immoderna, Bank Jateng, Telkomsel, Phapros, Up Peak Hotel, Super Skin, Alfamart, Ekuatorial, Gets Hotel, dan Hom Hotel.***