AYOJAKARTA.COM - Media sosial, khususnya X (Twitter) dihebohkan dengan beredarnya foto kemasan susu UHT yang disebut-sebut sebagai bagian dari program makan bergizi gratis (MBG).
Dalam unggahan yang viral di akun X @bangherwin itu, warganet menyoroti komposisi susu yang tercantum pada label kemasan.
Di foto tersebut, tampak kemasan susu yang mirip dengan kemasan susu merek lain.
Kemasan susu UHT yang diklaim khusus program MBG ini memiliki kemasan berwarna biru muda dengan desain susu warna putih dan bertuliskan "SUSU SEKOLAH".
Baca Juga: Menteri PANRB Sebut Peluang Terbesar CPNS 2026 Diarahkan untuk Fresh Graduate, Seleksi Dibuka Kapan?
"Pemerintah ngeluarin susu UHT baru namanya Susu Sekolah khusus untuk program MBG. Lihat deh komposisinya," tulis pemilik akun.
Susu UHT ukuran 125 ml itu juga tertulis "SUSU GRATIS PROGRAM MBG” dan “TIDAK UNTUK DIPERJUALBELIKAN”.
Sedangkan untuk komposisinya adalah susu sapi segar 50 persen, susu rekombinasi 49 persen, dan penstabil nabati.
Di kemasan susu itu juga ditulisan bahwa minuman tersebut tanpa pengawet dan merinci kandungan nilai gizi atau nutrisinya.
Baca Juga: Bobibos Segera Launching Perdana di Timor Leste, Kondisi Mesin Tua di Pabrik Jadi Sorotan
Terkait viralnya foto susu UHT khusus MBG ini, Badan Gizi Nasional (BGN) pun langsung buka suara.
Kepala BGN Dadan Hindayana membantah dengan tegas bahwa beredarnya foto susu UHT khusus MBG itu tidak benar.
Ia menegaskan bahwa BGN tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau permintaan adanya susu khusus sekolah.
Baca Juga: Sempat 'Menghilang', BOBIBOS Muncul Pamer Proses Awal Pembuatan Biogasoline dan Biosolar dari Jerami
Meski susu menjadi komponen penting dalam pemenuhan gizi anak, menurut Dadan minuman sehat itu bukanlah komponen yang wajib pada menu MBG.
Ia mengatakan minuman susu dianjurkan untuk diberikan di wilayah atau daerah yang memiliki peternakan sapi sendiri guna melibatkan sektor UMKM dan mendukung ekonomi warga setempat di lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).***