AYOJAKARTA.COM - Setelah sempat 'menghilang' dari ruang publik, BOBIBOS kembali mencuri perhatian dengan memamerkan proses pembuatan bahan bakar dari jerami ini.
Inovasi ini diklaim sebagai bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan berbasis limbah pertanian.
Melalui unggahan terbarunya, BOBIBOS menunjukkan tahapan awal pengolahan jerami yang akan dikonversi menjadi bahan bakar nabati.
"Beginilah proses awal pembuatan biogasoline dan biosolar BOBIBOS dari jerami yang dipowderkan," tulis BOBIBOS dalam unggahan Story di Instagram @bobibos_.
Tim BOBIBOS mengatakan bahwa proses pembubukan jerami ini dilakukan di pabrik yang berlokasi di Timor Lesta pagi tadi.
"Pagi ini BOBIBOS Timor Leste melakukan pembubukan jerami," lanjutnya.
Jerami dipilih menjadi bahan utama bahan bakar karena ketersediaannya melimpah serta selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Timor Leste sendiri telah mengalokasikan 25 ribu hektare lahan jerami dan penyiapan regulasi khusus untuk memuluskan produksi.
Dengan teknologi yang dikembangkan, limbah pertanian ini dapat diolah menjadi sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Tampak dalam video yang diunggah butiran bubuk muncul dari mesin dan ditempatkan di sebuah wadah.
Update terbaru BOBIBOS ini tentunya langsung menepis isu bahwa produksi bahan bakar ini batal dilakukan.
Selain itu, juga mematahkan cibiran yang menyebut bahwa BOBIBOS hanya sekadar narasi tanpa adanya kerja nyata.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Tambahkan 32 Armada Bus Disabilitas, Melewati 5 Rute Baru Ini!
Rencananya, produk BOBIBOS di Timor Leste ini akan dilaunching pada Februari 2026.
Bahan bakar ini diklami setara dengan RON 98, ramah lingkungan dan rendah emisi.
BOBIBOS pun siap mendistribusikan bahan bakar murah dan ramah lingkungan di Timor Leste dalam waktu dekat.***

Share this article
BOBIBOS menunjukkan tahapan awal pengolahan jerami yang akan dikonversi menjadi bahan bakar nabati.