Nasional

BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Luana dan Bibit 92P, Hujan Sangat Lebat Berpotensi Terjadi Hari Ini

Oleh: Desi Kris Minggu 25 Jan 2026, 10:34 WIB
Ilustrasi. Hujan Lebat (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait dampak aktivitas Siklon Tropis Luana dan Bibit Siklon 92P.

Kedua fenomena atmosfer tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia hari ini, Minggu (25/1).

Terutama di kawasan timur Indonesia dan sebagaian wilayah barat.

BMKG menjelaskan, keberadaan Siklon Tropis Luana dan Bibit 92P memengaruhi pola angin dan meningkatkan suplai uap air di atmosfer.

Baca Juga: Jelang Launching di Timor Leste, Tim BOBIBOS Bertemu dengan Ketua MPR dan Kepala BRIN, Sinyal Kuat untuk Produksi di Indonesia?

Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan awan hujan menjadi lebih intens, sehingga meningkatkan potensi cuaca ekstrem.

Disampaikan oleh Prakirawan BMKG, Wahyu Annisa, dinamika atmosfer hari ini dipengaruhi kuat oleh posisi Siklon Tropis Luana yang ada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bahkan pusaran angin bergerak ke arah tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 35 knot.

Sementara, Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Karpentaria, sebelah selatan Papua Selatan punya peluang kategori sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Baca Juga: Info Terkini Data Genangan di Jakarta Minggu 25 Januari 2026 Pukul 07.00 WIB, Masih ada 14 RT yang Terendam Air

Hal ini bisa terjadi sembari bergerak memasuki daratan Australia.

"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," ujar Wahyu dalam keterangan resmi BMKG dikutip ayojakarta.com.

Dampak yang paling nyata dari himpitan sistem tekanan rendah ini akan menyasar ke wilayah Papua.

Oleh sebab itu, BMKG menekankan perlunya kewaspadaan ekstra terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang membayangi wilayah Papua Pegunungan.

Wilayah Merauke juga diprediksi mengalami hujan disertai petir dan wilayah Nabire berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Baca Juga: Detik-detik Peluncuran di Timor Leste, BOBIBOS Mulai Mengolah Jerami jadi Cairan Organik, Begini Prosesnya

Sedangkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot diperkirakan menerpa Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT dan wilayah Laut Arafuru serta Papua Selatan.

Pertemuan angin dan perlambatan massa udara yang terbentuk akibat siklon ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan masif di sekitar Laut Sawu, Laut Flores, hingga pesisir barat Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera.

Berikut adalah prediksi cuaca per wilayah dikutip dari BMKG:

Papua

- Papua Pegunungan: hujan lebat-sangat lebat

- Merauke: hujan disertai petir

- Nabire: hujan sedang

Baca Juga: Upaya Atasi Banjir di Cuaca Eksterm, Pramono Lakukan Penanganan Jangka Pendek dan Panjang, Apa Saja?

- Jayapura, Manokwari: hujan ringan

- Papua Selatan: angin kencang

Nusa Tenggara

- NTB, NTT: hujan ringan-sedang, angin kencang di perairan selatan

Jawa

- Jakarta: hujan sedang

- Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur: hujan ringan

Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Bagikan Info Terupdate Wilayah Banjir yang Sudah Surut

Sumatera

- Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung: hujan ringan

- Medan: berawan

- Banda Aceh: cerah berawan

Kalimantan

- Palangkaraya, Tanjung Selor: hujan ringan

- Banjarmasin, Samarinda: berawan

- Pontianak: udara kabur

Baca Juga: Kemnaker Buka Suara Terkait Gugatan PTUN Buruh Terkait Penetapan UMP DKI Jakarta, Begini...

Sulawesi

- Makassar, Mamuju: hujan ringan

- Kendari: udara kabur

- Manado: berawan

Bali

- Denpasar: berawan.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris