AYOJAKARTA.COM - Siap menangani cuaca ekstrem di Ibu kota, Gubernur DKI Jakarta melalui Pramono Anung tengah mencari risiko penanganan jangka pendek hingga jangka panjang untuk daerah terdampak.
Diketahui Pramono akan mulai menormalisasikan 3 sungai yakni Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama.
"Menurut saya, memang harus dipikirkan penanganan jangka menengah dan panjang," ujar Pramono Anung.
Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Bagikan Info Terupdate Wilayah Banjir yang Sudah Surut
Lantas seperti apa perbedaan penanganan jangka menengah dan panjang?
Untuk penanganan jangka pendek, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Selain itu melakukan pembersihan di sejumlah selokan hingga Imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Sedangkan untuk jangka panjang, seperti yang sudah dijelaskan ialah dengan melakukan normalisasi kepada 3 sungai karena jika tidak dilakukan maka banjir akan terus terjadi.
"Karena tanpa itu pasti akan terulang kembali," ujar Pramono.
Baca Juga: Bobibos Bertemu Ketua MPR dan BRIN, Ada Agenda Penting yang Dibahas
Pramono pun diketahui akan segera memperbaiki jalan yang berlubang akibat banjir setelah tanggal 27 Januari 2026.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terlebih yang akan melakukan kegiatan di tanggal 27 Januari 2026. **

Share this article
Pramono Anung tengah mencari risiko penanganan jangka pendek hingga jangka panjang untuk daerah terdampak.