Nasional

Siap Meluncur Bulan Depan, Hasil Uji BBM B50 Tunjukkan Hasil Sesuai Target Sebelum Tahap Finalisasi

Oleh: Desi Kris Jumat 12 Jun 2026, 11:01 WIB
Bahan bakar biodiesel 50 persen atau BBM B50. (Sumber: esdm.go.id)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah saat ini tengah mematangkan persiapan implementasi bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel 50 persen atau B50.

Rencananya, BBM B50 ini akan mulai diterapkan pada 1 Juli 2026.

Menjelang peluncurannya, berdasarkan uji yang dilakukan, sejauh ini uji coba lapangan telah menunjukkan hasil sesuai target sebelum finalisasi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah merampungan tahap akhir pengujian teknis.

Hal ini dilakukan guna untuk menjamin kesiapan mesin kendaraan sebelum BBM ini resmi diluncurkan.

Dari data Kementerian ESDm, tingkat keberhasilan uji coba bahan bakar ini mencapai angka 80-90 persen.

Hal ini termasuk dengan kualitas bahan bakar B50 yang tercatat memiliki karakteristik lebih baik dalam menjaga kestabilan operasional mesin diesel.

Pemerintah sendiri menargetkan penyaluran biodiesel yang lebih tinggi seiring dengan transisi dari program B40 ke B50.

Di tahun ini, alokasi biodiesel ditetapkan sebesar 15,64 juta kiloliter (KL) dan diperkirakan meningkat hingga 17,60 juta KL setelah B50 mulai diluncurkan bulan depan.

Bahkan, penggunaan energi terbarukan ini ditargetkan mampu untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 46,72 ton Co2.

Jika seluruh tahapan finalisasi selesai sesuai jadwal, B50 diproyeksikan mulai diluncurkan pada bulan depan.

Kehadiran B50, sekaligus menjadi langkah lanjutan Indonesia dalam mempercepat transisi energi dan meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis sumber daya dalam negeri.

Dengan hasil uji yang menunjukkan capaian sesuai target, pemerintah optimistis implementasi B50 dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi sektor energi, industri sawit, serta perekonomian nasional secara keseluruhan.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris